Categories: Rokan Hilir

Angka Kemiskinan Meningkat, DPRD Pertanyakan Ekra

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Kalangan dewan di DPRD Rokan Hilir (Rohil) mempertanyakan langkah kongrit yang dilakukan pemerintah daerah Rohil untuk meningkatkan ekonomi kreatif (ekra) di tengah masyarakat.

Hal itu mengemuka, menjadi pertanyaan pada saat kegiatan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Pelaksanaan APBD Tahun 2023 yang dilakukan pihak DPRD bersama dengan tim penyusun LKPj 2023 Pemkab berlangsung di Bagansiapiapi, Senin (29/4) kemarin.

Hal itu tidak terlepas menyikapi penyampaian dari ketua tim penyusunan LKPj, Ferry H Parya yang menyebutkan pada 2023 indeks pembangunan manusia (IPM) Rohil mengalami peningkatan menjadi 70,78 dari sebelumnya 70,10. Namun angka kemiskinan justru mengalami peningkatan dari 6,73 persen menjadi 7,07 persen. Sementara angka pengangguran turun dari 4,55 menjadi 4,42 persen.

Angka tersebut diterangkan merupakan hasil rilis dari BPS Rohil. Menyikapi hal itu Ketua DPRD Rohil Maston mempertanyakan soal angka kemiskinan yang meningkat.

“Ini simpel saja, karena kan disebutkan prioritas pembangunan pada 2023 adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor keunggulan daerah dengan tata kelola pemerintahan yang baik, dan didukung oleh daya saing daerah yang kompetitif dan ramah lingkungan,” kata Maston.

Ia melanjutkan, dengan prioritas pembangunan pada bidang ekonomi maka justru terjadi peningkatan kemiskinan. Sehingga hal itu menjadi pertanyaan besar yang perlu disikapi bersama.

“Di dalam hal ini maka kami pertanyakan, apakah OPD terkait itu sudah ditunjang terkait dengan prioritas pembangunan di sektor ekonomi, apakah nilai anggaran di gelontorkan cukup karena ini kan menyangkut prioritas 2023, menunjang visi misinya terkait dengan ekonomi kreatif,” kata Maston.

Maston menegaskan untuk itu perlu dilakukan pembahasan lebih lanjut nantinya dengan tim penyusunan LKPj Pemkab Rohil. Dimana disepakati kembali akan melanjutkan pembahasan tersebut, terutama dengan menghadirkan OPD yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi.

“Tolong disiapkan datanya, karena ini hal yang disebut prioritas di sektor ekonomi,” katanya. (fad)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

58 menit ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 jam ago

Jembatan Siak I Akan Dipelihara, Arus Kendaraan Dialihkan ke Siak III

Pemprov Riau akan memelihara Jembatan Siak I dan Siak III pada pekan ketiga September dengan…

4 jam ago

Pasokan BBM di Riau Naik 27 Persen, Pertamina Respons Lonjakan Kebutuhan

Pertamina Patra Niaga menaikkan pasokan BBM JBT di Riau hingga 27 persen seiring meningkatnya kebutuhan…

4 jam ago

Komjak RI Cek Kejari Pekanbaru, Seluruh Pengaduan Masyarakat Disebut Sudah Ditindaklanjuti

Komjak RI mengunjungi Kejari Pekanbaru untuk mengecek pengaduan masyarakat dan sarana prasarana serta mengingatkan pentingnya…

4 jam ago

Viral Video MBG di SDN 015 Tambusai Utara, Pihak Sekolah Tegaskan Tak Pernah Menolak

Video pembagian MBG di SDN 015 Tambusai Utara viral dan memunculkan anggapan penolakan. Sekolah menegaskan…

6 jam ago