Categories: Pelalawan

Truk CPO Masuk Sungai Sopir Meninggal

RIAUPOSP.CO – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menelan korban jiwa kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Pelalawan. Kecelakaan tunggal dialami Wikler Hutabarat (50) yang meninggal dunia setelah kendaraan bermotor jenis truk tangki pengangkut CPO dengan nomor polisi BK 9647 VN masuk ke dalam Sungai Kampar, tepatnya di Km 20 Kelurahan Langgam, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Rabu (23/10) dini hari.

Jasad korban berhasil dievakuasi tim gabungan dari Satpol Air Polres Pelalawan, Polsek Langgam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

Pelalawan, SAR, setelah sekitar 12 jam atau tepatnya pukul 14.00 WIB tenggelam bersama kendaraan.

Informasi yang dirangkum Riau Pos dari Polsek Langgam menyebutkan, saat melakukan aktivitas bekerja, korban tiba-tiba merasa sakit perut karena belum makan, sehingga korban menghentikan laju kendaraan yang dikemudikannya dan beristirahat makan di warung Bude Km 34 Desa Tambak Kecamatan Langgam, Selasa (22/10) malam lalu sekitar pukul 20.00 WIB.

Namun, setelah 15 menit selesai makan, sakit perut korban tak kunjung hilang. Sehingga korban meminta Bude pemilik warung untuk mencarikan tukang urut. Setelah merasa kondisinya cukup fit, sekitar pukul 02.00 WIB, korban kembali melanjutkan aktivitasnya bekerja.

Kendaraan yang dikemudikannya pun bergerak dari arah Desa Segati Kecamatan Langgam menuju jembatan penyeberangan ponton Sungai Kampar. Namun, setibanya di dekat ponton penyeberangan petugas lalu lintas ponton Zulfadli melihat truk tangki dikemudikan Wikler bergerak ke jalur yang salah dan bukan mengarah ke pintu masuk antrean penyeberangan.

Atas kondisi itu, petugas mencoba melambaikan tangan untuk memberikan kode dengan menggunakan senter dan memberitahu truk tersebut salah masuk pintu antrean. Namun, pengemudi truk tangki itu tak merespon dan tetap bergerak maju di posisi salah masuk pintu antrean.

Saksi sempat melihat posisi kepala sopir berada di atas stir mobil. Ketika tiba di pagar pembatas antrean, saksi Zulfadli membuka pagar pembatas untuk menghindari mobil tersebut menabrak besi pembatas. Alhasil truk itu tetap terus berjalan sehingga masuk ke dalam Sungai Kampar.

Atas kejadian itu, saksi melaporkan kejadian itu ke Polsek Langgam yang langsung turun ke lokasi sekitar pukul 06.30 WIB. Kemudian, Polsek Langgam berkoordonasi dengan Sat Pol Airud Polres Pelalawan dan BPBD Kabupaten Pelalawan untuk membantu upaya evakuasi.

Saat proses evakuasi KBM tidak bisa ditarik dikarenakan berisikan 27,6 ton CPO sehingga proses evakuasi menunggu Tim Basarnas Pekanbaru dengan peralatan penyelam lengkap, sekitar pukul 14.00 WIB, korban beserta truk dapat di evakuasi.

“Jasad korban telah dibawa ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci untuk dilakukan visum et repertum. Sedangkan insiden ini masih dalam penyelidikan tim Polres Pelalawan dan Polsek Langgam,” kata Kapolres Pelalawan AKBP Afrizal Asri SIK melalui Kapolsek Langgam Iptu Alferdo Krisnata Kaban SH, Rabu (23/10).(gem)

Laporan MUHAMMAD AMIN, Langgam

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Resmi! Batas Pelaporan SPT Orang Pribadi Mundur Jadi 30 April

Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…

5 jam ago

Penertiban PETI, Polisi Musnahkan 9 Rakit di Inhu dan Kuansing

Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…

6 jam ago

SPBU Terbatas, Warga Bagansiapiapi Harus Antre Lama Isi BBM

Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…

7 jam ago

Kriteria Diperketat, Penerima Bantuan Pangan di Pekanbaru Justru Meningkat

Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…

7 jam ago

Jalan Rusak di Pekanbaru, Lubang di HR Soebrantas Bikin Pengendara Waswas

Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…

7 jam ago

Kebakaran Meluas di Rupat Bengkalis, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…

22 jam ago