Masyarakat memasang ban di tengah badan Jalan Abdul Jalil Pangkalankerinci yang banyak berlubang dan belum dilakukan perbaikan oleh Dinas PUPR Pelalawan, Rabu (21/1/2026). Kondisi ini dikeluhkan para pengguna jalan. MUHAMMAD AMIN/RIAU POS
PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) warga Kota Pangkalankerinci, Kabupaten Pelalawan, meminta pemerintah kabupaten segera melakukan perbaikan dan penambalan jalan rusak berlubang yang tersebar di sejumlah ruas jalan dalam kota. Kondisi ini dinilai membahayakan pengguna jalan, terlebih pada musim hujan.
Sejumlah lubang besar terlihat menganga di beberapa jalan protokol, di antaranya Jalan Abdul Jalil Terusan Baru dan Jalan Akasia. Kedua ruas jalan tersebut merupakan akses utama yang padat dilalui masyarakat setiap hari.
Salah seorang warga Jalan Abdul Jalil, Deli, mengatakan kondisi jalan berlubang sangat berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Ia berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pelalawan segera melakukan penanganan.
“Kami minta pemkab segera menambal jalan-jalan berlubang ini. Apalagi sekarang musim hujan, lubang sering tertutup air dan sangat berbahaya bagi pengendara,” ujarnya kepada Riau Pos, Rabu (21/1).
Keluhan serupa juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan, Baharuddin SH MH. Ia mengaku telah banyak menerima laporan masyarakat terkait kondisi jalan rusak tersebut.
“Ini jelas membahayakan pengguna jalan. Parahnya lagi, tidak ada rambu atau tanda peringatan di lokasi jalan berlubang,” katanya.
Mantan Ketua DPRD Pelalawan itu pun meminta Dinas PUPR segera melakukan penutupan lubang di jalan-jalan utama dalam Kota Pangkalankerinci.
“Jangan menunggu ada korban dulu. Di Jalan Abdul Jalil dekat Tugu Bono ada lubang besar, begitu juga di Jalan Akasia. Ini akses penting yang setiap hari dilewati masyarakat,” tegasnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas PUPR Pelalawan, Irham Nisbar ST, didampingi Kabid Bina Marga Malanton Lumban Gaol, menyatakan pihaknya berkomitmen mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di Kota Pangkalankerinci.
“Kami akan segera turun ke lapangan untuk meninjau kondisi jalan rusak. Jika ditemukan, akan langsung dilakukan perbaikan, terutama penambalan jalan berlubang. Anggaran untuk itu sudah kami siapkan,” jelas Irham.
Ia berharap perbaikan tersebut dapat mengurangi keluhan masyarakat dan meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan. (amn)
Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…