Tim Damkar dan BPBD Kuansing menjemput jenazah Zahdan yang ditemukan meninggal di Sungai Kuantan, Rabu (30/4/2025) pagi. (Kecamatan Cerenti)
CERENTI (RIAUPOS.CO) – Setelah dua hari pencarian, jenazah Muhammad Zahdan, bocah berusia 11 tahun asal Desa Kampung Baru Timur, Kecamatan Cerenti, akhirnya ditemukan di Sungai Kuantan, Rabu pagi (30/4/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.
Zahdan sebelumnya dinyatakan hilang setelah diduga terjatuh dari kompang saat hendak menyeberangi sungai menuju Pasar Cerenti pada Senin sore (28/4/2025), sekitar pukul 17.30 WIB. Sejak saat itu, warga setempat bersama tim gabungan melakukan upaya pencarian.
Penemuan bermula ketika seorang petugas kompang yang tengah menyeberang dari Desa Pulau Jambu ke Desa Koto Cerenti melihat sosok tubuh anak-anak mengapung di sungai dalam kondisi hujan. Petugas tersebut segera mengevakuasi tubuh Zahdan ke atas kompang dan menyerahkannya kepada Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) dan BPBD Kuantan Singingi yang menggunakan perahu karet.
Menurut Camat Cerenti, Erialis, jenazah ditemukan sekitar dua kilometer dari lokasi awal Zahdan terjatuh. Setelah evakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Desa Kampung Baru Timur.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, termasuk warga, BPBD, Damkar, tim SAR Provinsi, serta Bupati Kuansing dan anggota DPRD yang turut terjun langsung,” ujar Erialis.
Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga dan berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.