Categories: Kuantan Singingi

Zakat Fitrah 1447 H di Kuansing dan Inhil Ditetapkan, Mulai Rp32.500 hingga Rp50.000

RIAUPOS.CO – DUA Kantor Kementerian Agama di Provinsi Riau, yakni Kabupaten Kuantan Singingi dan Kabupaten Indragiri Hilir, telah menetapkan besaran qimat zakat fitrah 1447 Hijriah sebagai pedoman bagi masyarakat.

Besaran qimat zakat fitrah yang ditetapkan tersebut berkisar antara Rp32.500 hingga Rp50.000 per jiwa, tergantung pada jenis dan harga beras yang dikonsumsi masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kuantan Singingi, Suhelmon, mengatakan besaran qimat zakat fitrah tersebut telah ditetapkan dan menjadi pedoman bagi masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah tahun ini.

“Qimat zakat fitrah untuk wilayah Kabupaten Kuansing telah kita tetapkan. Dan ini menjadi pedoman bagi semua dalam menunaikan zakat fitrah 1447 H,” ujarnya, Kamis (26/2).

Ia menjelaskan, besaran zakat fitrah tersebut telah disampaikan kepada seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan, pengurus masjid, musala, dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Penetapan dilakukan berdasarkan survei terhadap 11 jenis harga beras yang beredar di pasaran.

Berdasarkan hasil survei, beras Kuriak Solok dengan harga Rp20.000 per kilogram setara Rp50.000 per orang. Beras Anak Daro Solok Rp19.000 per kilogram setara Rp47.500 per orang, beras Pandan Wangi Rp18.000 per kilogram setara Rp45.000 per orang, dan beras Kuriak Batu Sangkar Rp17.500 per kilogram setara Rp43.750 per orang.

Selanjutnya, beras Anak Daro Payah Kumbuah Rp17.000 per kilogram setara Rp42.500 per orang, beras Anak Daro Batu Sangkar Rp16.500 per kilogram setara Rp41.250 per orang, beras Bola Naga Rp16.000 per kilogram setara Rp40.000 per orang, serta beras Pulen dan Topi Koky Rp15.500 per kilogram setara Rp38.750 per orang.

Kemudian, beras Kampung Rp15.000 per kilogram setara Rp37.500 per orang dan beras Bulog Rp13.000 per kilogram setara Rp32.500 per orang.

Suhelmon menambahkan, zakat fitrah wajib ditunaikan umat Islam dengan makanan pokok yang mengenyangkan seperti beras atau gandum sebanyak 2,5 kilogram per jiwa atau setara dengan nilai uang yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir juga menetapkan besaran qimat zakat fitrah sebesar 1 sha’ atau setara 2,5 kilogram atau 3,5 liter makanan pokok. Jika dibayarkan dalam bentuk uang, nilainya menyesuaikan dengan harga beras yang berlaku di pasaran.

Kepala Kantor Kementerian Agama Indragiri Hilir, Harun, mengatakan penetapan tersebut bertujuan memberikan pedoman yang jelas bagi masyarakat agar pelaksanaan zakat fitrah berjalan seragam sesuai ketentuan.

“Penetapan ini bertujuan memberikan pedoman yang jelas bagi masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah, sehingga pelaksanaannya seragam dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Ia juga meminta laporan besaran qimat serta hasil pengumpulan dan pendistribusian zakat fitrah disampaikan paling lambat 10 Syawal 1447 Hijriah kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau.

Adapun besaran qimat zakat fitrah di Indragiri Hilir antara lain beras Kurik Susu Rp45.000 per jiwa, beras Anak Daro Rp42.500 per jiwa, beras Pagar Sari Rp50.000 per jiwa, beras Kayu Manis Rp42.500 per jiwa, beras Karya Rp37.500 per jiwa, dan beras Bulog Rp32.500 per jiwa.(dac/*2)

Redaksi

Recent Posts

Heboh Surat Mutasi Palsu di Meranti, Kepsek Diminta Transfer Rp5 Juta Lewat Surat Palsu

Puluhan kepala sekolah di Kepulauan Meranti menerima surat mutasi palsu dan diminta transfer Rp5 juta.…

36 menit ago

Golongan yang Mendapat Keringanan dalam Puasa Ramadan

Mohon penjelasan mengenai siapa saja yang termasuk dalam kategori tersebut beserta ketentuan apakah mereka wajib…

48 menit ago

Insiden Berdarah di UIN Suska, Pelaku Diduga Sudah Rencanakan Penyerangan

Mahasiswa UIN Suska Riau diduga membacok mahasiswi di ruang seminar. Polisi menyebut pelaku telah merencanakan…

1 jam ago

Jalan Lintas Tengah Inhu Rusak Parah, Perbaikan Belum Jelas Jelang Idulfitri

Jalan Lintas Tengah dan Rengat–Tembilahan di Inhu rusak parah dan belum diperbaiki jelang Idulfitri. Perbaikan…

2 jam ago

Pasar Bawah Pekanbaru Molor Lagi, Investor Ajukan Tambahan Waktu 6 Bulan

Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru belum selesai. Pengelola minta tambahan waktu enam bulan, sementara pedagang masih…

2 jam ago

Program Cek Kesehatan Gratis di Riau Baru 19 Persen, Warga Diminta Aktif Periksa

Pemprov Riau mengimbau masyarakat memanfaatkan cek kesehatan gratis di Puskesmas karena capaian program CKG baru…

3 jam ago