Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi (kiri) menyerahkan berkas kasus Hotel Kuansing ke Pengadilan Tindak Pidana Pengadilan Negeri Pekanbaru di Pekanbaru, Rabu (24/1/2024). (Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi UNTUK Riau Pos)
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi telah melakukan pelimpahan berkas perkara atas nama terdakwa HY selaku mantan Kepala Bappeda 2011- 2013 dan terdakwa S selaku Kabag Pertanahan 2009- 2016 ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Pekanbaru, Rabu (24/1).
Keduanya merupakan tersangka dalam perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyimpangan dalam Kegiatan Pembangunan Hotel Kuantan Singingi (Kuansing) yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2013 da 2014. Hal ini disampaikan Kajari Kuansing, Nurhadi Puspandoyo SH kepada wartawan, Rabu (24/1).
Nurhadi menjelaskan, pelimpahan kasus tersebut berdasarkan surat pelimpahan perkara Nomor:B-107/L.4.18/Ft.1/01/2024 tanggal 23 Januari 2024 dan surat pelimpahan Nomor B 108/L.4.18/Ft.1/01/2024 tanggal 23 Januari 2024.
Lebih lanjut Nurhadi mengatakan, Ketua Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru telah menetapkan penunjukan Majelis Hakim untuk mengadili perkara tersebut, yaitu Hakim Ketua Zafri Maveldo Harahap SH MH dengan hakim anggota Yuli Artha Pujayotama SH MH serta RositaSH MH.
Kasus korupsi yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp22 miliar itu mulai disidangkan pada Selasa, 30 Januari 2024 pukul 09.00 WIB.
Penetapan masa sidang ini berdasarkan surat penetapan hakim nomor: 1/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Pbr tanggal 23 Januari 2024.
“HY dan S tetap akan dilakukan penahanan lanjutan oleh Hakim Tipikor selama 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak 23 Januari 2024 sampai dengan tanggal 21 Februari 2024 berdasarkan penetapan nomor: 1/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Pbr tanggal 23 Januari 2024 dan penetapan nomor : 2/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Pbr tanggal 23 Januari 2024,” sebut Nurhadi.
Nurhadi membeberkan, kedua tersangka telah didakwa melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal Primair: Pasal 2 Ayat (1), Jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(yas)
Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…
Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…
Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…