Masyarakat Cerenti melakukan aksi damai dengan menandatangani petisi menolak relokasi TNTN ke Desa Pesikaian Cerenti, Kuansing, Ahad (18/1/2026). DOKUMEN PRIBADI ZULHENDRI UNTUK RIAU POS
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Masyarakat Kecamatan Cerenti menggelar longmarch menuju Tugu Cerenti, Ahad (18/1). Dalam aksi tersebut, warga Kuantan Singingi juga menandatangani petisi sebagai bentuk penolakan terhadap rencana relokasi warga Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) ke Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti.
Aksi tersebut merupakan bagian dari gerakan damai masyarakat Cerenti yang menegaskan sikap menolak rencana relokasi yang digagas pemerintah pusat. Dalam aksi itu, masyarakat kembali menyampaikan sikap bulat menolak kebijakan tersebut.
Tokoh cendekiawan Cerenti, H Zulhendri SPWK MM, mengatakan bahwa aksi damai ini merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang menolak rencana relokasi warga TNTN ke wilayah Cerenti.
“Ini aksi damai yang dilakukan masyarakat Cerenti sebagai bentuk penolakan terhadap rencana relokasi warga TNTN ke Cerenti,” ujar Zulhendri kepada Riau Pos.
Ia menjelaskan, aksi penolakan tersebut bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, masyarakat Cerenti juga telah menyampaikan surat penolakan secara resmi kepada Kementerian Kehutanan RI dan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
“Saat ini kita masih menunggu jadwal audiensi dan dialog dengan Satgas PKH,” katanya.
Zulhendri yang juga merupakan anggota DPRD Riau dari Fraksi Partai Gerindra menambahkan, aspirasi masyarakat Cerenti telah ia sampaikan langsung kepada Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, dalam rapat paripurna DPRD Riau.
“Pak Plt Gubernur Riau langsung merespons dan mendukung langkah masyarakat Cerenti Kuansing yang menyampaikan aspirasi secara damai,” ujarnya.
Ia menegaskan, pada prinsipnya masyarakat Cerenti mendukung program-program pemerintah pusat. Namun dalam persoalan relokasi tersebut, kebijakan dinilai dibuat secara sepihak tanpa melalui musyawarah bersama masyarakat Cerenti. Terlebih, lahan yang direncanakan untuk lokasi relokasi merupakan milik masyarakat adat Cerenti.(dac)
Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…
Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…