Pihak Puskesmas Benai menyerahkan obat-obatan ke Pemerintah Desa Tanjung Simandolak, Kecamatan Benai, Sabtu (6/1/2024). (MARDIAS CAN/RIAUPOS.CO)
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Pascabanjir yang melanda Kabupaten Kuansing beberapa hari lalu, Bupati Kuansing Drs H Suhardiman Amby Ak MM menginstruksikan seluruh puskesmas menyiapkan obat gatal-gatal.
Sebab, seiring dengan seringnya Kuansing dilanda banjir belakangan ini, penyakit yang paling berpotensi datang adalah penyakit kulit. Bupati juga mengimbau kepada kepala desa untuk melaporkan jika ada warga yang terkena penyakit gatal-gatal.
Seperti yang terjadi di Desa Tanjung Simandolak, Kecamatan Benai. Menurut Pj Kepala Desa Tanjung Simandolak, Suwandi Putra, beberapa hari belakangan ada warganya yang terserang penyakit kulit.
‘’Saya sudah menghubungi Puskesmas Benai. Dan kami langsung mendapat bantuan obat-obatan. Ini tentu tidak terlepas dari instruksi Pak Bupati,’’ kata Suwandi.
Sementara, Kepala Puskesmas Benai, Adam Smit menjelaskan, penanganan pascabanjir ini memang telah menjadi atensi Bupati melalui Dinas Kesehatan. Maka dari itu, pihaknya langsung turun ke lapangan.
‘’Kami bersama dokter dan tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Benai, sudah mulai turun ke sejumlah desa bersama Camat Benai, guna melakukan pelayanan kesehatan dari rumah ke rumah,’’ jelas Adam Smit.(hen)
Laporan MARDIAS CAN, Telukkuantan
Kemenag, Baznas, dan BPJS Ketenagakerjaan beri perlindungan JKK dan JKM bagi dai 3T di Riau…
Pemko Pekanbaru targetkan 5.000 warga ikuti Petang Belimau, lepas 10.000 bibit patin di Sungai Siak…
Pemuda Padel resmi hadir di Pekanbaru dengan lima lapangan standar internasional dan program latihan bersama…
JNE rayakan Imlek 2577 dengan barongsai, bagi angpau, dan promo ongkir hingga 77 persen, termasuk…
Honda Bikers Fun Motour Camp 2026 di Kampar diikuti 100 bikers Hobiku, padukan touring, camping,…
BPJS Kesehatan keluarkan Rp50,2 triliun untuk 59,9 juta kasus penyakit kronis sepanjang 2025, jantung tertinggi.