Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuansing mengangkut sampah-sampah ke dalam dum truk untuk dibuang ke TPA, Sabtu (5/4/2025). (DESRIANDI CANDRA/RIAUPOS.CO)
RIAUPOS.CO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus bekerja keras menjaga kebersihan di wilayah Kota Telukkuantan. Setiap hari, petugas kebersihan mengangkut sekitar 40 ton sampah dari berbagai titik di kota tersebut. Sampah-sampah ini berasal dari Pasar Telukkuantan, jalan-jalan utama, serta permukiman warga di seputaran Kota Telukkuantan, Kecamatan Kuantan Tengah.
Kepala DLH Kuansing, Deflides Gusni, mengungkapkan bahwa sekitar 40 ton sampah diangkut setiap hari dan dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA) Kuansing. “Kami mengerahkan lima mobil dump truck dan 201 petugas kebersihan serta sopir untuk menjalankan tugas ini,” ujar Gusni kepada Riau Pos pada Sabtu (5/4).
Meski tugas ini tidak mudah, Gusni menegaskan bahwa menjaga kebersihan adalah bagian dari tanggung jawab petugas untuk memastikan Kota Telukkuantan tetap bersih. Namun, dia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sebagai alternatif, masyarakat diimbau untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Gusni juga mencatat bahwa ada beberapa titik sampah liar yang dibuang sembarangan, seperti di ruas jalan dekat kantor Alkal, jalan lingkar menuju TK Pembina Telukkuantan, dan Tobek Panjang. Fenomena ini menunjukkan bahwa masih ada sebagian masyarakat yang kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan. “Bersih itu indah, bersih itu sehat,” tegasnya.
Sebagai langkah pencegahan, Gusni telah meminta petugas pengawasan kebersihan untuk rutin melakukan patroli di area-area yang rawan menjadi tempat pembuangan sampah liar. Petugas diharapkan dapat memberikan teguran kepada pelaku yang kedapatan membuang sampah sembarangan.
“Kebersihan kota adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita mulai menjaga kebersihan dari diri kita sendiri. Jika bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” pungkas Gusni.
Laporan Desriandi Candra, Telukkuantan
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…