Categories: Kuantan Singingi

Polres Kuansing Bakar Lima Rakit PETI Tak Bertuan

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO)- Polres Kuantan Singingi (Kuansing) beraksi lagi menertibkan dan memberantas aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI). Kali ini, lewat Polsek Kuantan Tengah, Selasa (4/2), turun melakukan patroli dan penertiban di aliran Sungai Paku, tepatnya di Genangan Bendungan Irigasi, Desa Titian Modang Kopah, Kecamatan Kuantan Tengah. 

Operasi ini dipimpin  Kapolsek Kuantan Tengah Kompol Subagja SH didampingi Kanit Intel Polsek Kuantan Tengah AKP Feri Wardy, serta delapan personel lainnya, yaitu Aiptu Andi Firmanto, Aiptu Juni Faisal, Aiptu Okslan Wahyudi, Aipda Zulpendi, Aipda Chairul, Bripka Robi Candra, Bripka Aditiya Wardana dan Bripka Epit Yulius.

Patroli ini dilakukan sebagai respon atas laporan warga yang mengeluhkan keberadaan aktivitas PETI di wilayah tersebut, yang dinilai merusak lingkungan serta mengganggu ketertiban masyarakat. Sekira pukul 09.30 WIB, tim patroli yang dipimpin oleh Kapolsek Kuantan Tengah tiba di lokasi sebagaimana yang dilaporkan oleh warga.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan lima unit rakit PETI yang sudah dalam kondisi tidak beroperasi alias tidak bertuan karena ditinggalkan oleh para pekerja.

Untuk memastikan aktivitas ilegal ini tidak kembali beroperasi, petugas mengambil tindakan tegas dengan memusnahkan lima unit rakit PETI tersebut. Pemusnahan dilakukan dengan cara membakar dan merusak rakit agar tidak dapat digunakan kembali.

Selain itu, petugas juga melakukan pendokumentasian kegiatan penertiban sebagai bagian dari pelaporan resmi.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Angga Febrian  Herlambang SIK SH Kapolsek Kuantan Tengah, Kompol Subagja SH, Rabu (5/2) menegaskan, tindakan tegas terhadap aktivitas PETI akan terus dilakukan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Kuantan Tengah.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan PETI, karena selain melanggar hukum, juga berdampak buruk bagi lingkungan dan ekosistem sungai,” ujar Kompol Subagja.(dac)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Mantan Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi PI Rp64,2 Miliar

Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…

6 jam ago

Kebakaran Hebat di Jalan Belimbing Pekanbaru, Lima Kios Ludes Dilalap Api

Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…

7 jam ago

Rapat Banggar Berujung Kericuhan, Bentrokan Pecah di Gedung DPRD Riau

Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…

8 jam ago

Polisi Ungkap Temuan Baru Kematian Dokter PPDS di Siak, Dua Jenis Obat Disita dari TKP

Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…

9 jam ago

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

1 hari ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

1 hari ago