Categories: Kuantan Singingi

Sudah Dilantik, 2.169 PPPK Kuansing Masih Menunggu SPMT

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 2.169 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I dan II di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) hingga kini belum terlihat bertugas di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD), meski telah dilantik pada 26 November 2025 lalu.

Belum bertugasnya ribuan PPPK tersebut disebabkan belum diterbitkannya Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT). Meski surat keputusan (SK) pelantikan telah diterima, OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing belum berani mengeluarkan SPMT.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kuansing, Drs Muradi MSi, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut hingga saat ini SPMT PPPK memang belum diterbitkan.

“Memang sepertinya belum masuk, kemungkinan karena SPMT-nya belum keluar,” kata Muradi, Senin (5/1).

Muradi menjelaskan, secara teknis penerbitan SPMT berada di masing-masing OPD. Namun karena kejelasan alokasi anggaran gaji PPPK belum ada, para kepala OPD belum berani mengeluarkan surat tugas tersebut.

BKPP Kuansing, lanjutnya, telah menyampaikan kendala tersebut kepada Bupati Kuansing, H Suhardiman Amby. Awalnya, pemerintah daerah berharap sisa dana transfer dari Pemerintah Provinsi Riau dapat masuk pada Desember 2025.

“Namun hingga pukul 00.00 WIB pada 31 Desember 2025, dana transfer provinsi untuk Kuansing belum juga masuk,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, Pemkab Kuansing belum berani menerbitkan SPMT karena konsekuensinya adalah pembayaran gaji kepada PPPK yang bersangkutan.

“Begitu SPMT dikeluarkan, maka gaji harus dibayarkan. Sementara alokasi anggaran gaji itu sendiri belum tersedia,” jelas Muradi.

Meski demikian, ia menegaskan seluruh PPPK Kuansing tahap I dan II telah menerima SK pelantikan. Saat ini, yang ditunggu hanya kepastian masuknya anggaran.

“Begitu dananya masuk, SPMT akan langsung disiapkan oleh OPD terkait,” paparnya.

Untuk diketahui, PPPK Kuansing tahap I berjumlah 1.442 orang, terdiri atas 424 tenaga guru, 179 tenaga kesehatan, dan 839 tenaga teknis. Sementara PPPK tahap II berjumlah 727 orang, dengan rincian 585 guru, 70 tenaga kesehatan, dan 72 tenaga teknis.(dac)

Redaksi

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Pastikan Program Berobat Gratis UHC Tetap Berlanjut

Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…

6 jam ago

Defisit APBN Bisa Nol, Menkeu Ingatkan Dampak ke Ekonomi

Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…

7 jam ago

DPRD Pekanbaru Minta Satgas Tertibkan Kabel FO Meski Perda Belum Rampung

DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…

7 jam ago

ASN Terlibat Narkoba, Sekda Inhu Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi

Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…

7 jam ago

Rekor Unggul, Jojo Siap Tempur Hadapi Kodai di Perempat Final Malaysia Open 2026

Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…

8 jam ago

Kabar Baik, Gaji ASN dan PPPK Meranti Mulai Dibayar

Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…

8 jam ago