Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meresmikan rumah layak huni yang akan ditempati warga di Jalan Imam Munandar, Selasa (24/2/2026). Dokpim pemko pekanbaru untuk riau pos
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dua warga kurang mampu di Jalan Imam Munandar, Kecamatan Tenayan Raya, kini dapat menempati Rumah Layak Huni (RLH) setelah diserahkan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM, Selasa (24/2).
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemko Pekanbaru bersama Baznas Provinsi Riau sebagai bentuk komitmen membantu masyarakat yang masih tinggal di hunian tidak layak.
Pembangunan RLH ini telah dimulai sejak 2025 dan rampung pada tahun ini. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.
Wali Kota menyebutkan, bantuan serupa tidak hanya diberikan untuk dua unit rumah tersebut.
“Jadi total ada 16 unit rumah bantuan dari Baznas dan ditambah dari Pemko Pekanbaru lebih banyak lagi,” ujarnya.
Ia menegaskan, sinergi antara Pemko Pekanbaru dan Baznas Riau akan terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat program sosial tersebut. Menurutnya, kehadiran rumah layak huni menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan warga berpenghasilan rendah.
Selain pembangunan fisik, Pemko Pekanbaru juga terus memperbarui data warga yang tinggal di rumah tidak layak melalui program pendataan berbasis wilayah.
“Pendataan kita lakukan melalui satu ASN satu RW. Inilah kegunaannya agar bantuan sosial dan pembangunan tepat sasaran,” tutupnya. (ilo)
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…
Penjualan kambing kurban di Pekanbaru masih lesu saat Iduladha. Pedagang mengaku pembeli tahun ini menurun…
Bapenda Pekanbaru menggelar razia pajak kendaraan dan menemukan banyak kendaraan menunggak pajak hingga tiga tahun.
Pemprov Riau menetapkan Muhammad Haris sebagai Direktur PT SPR dan Sri Irianto sebagai komisaris melalui…