9-basarnas-sd
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Seorang anak laki-laki bernama Rayendra (4,5) yang diduga hanyut di Sungai Kuantan, Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, hingga Sabtu (4/4) sore belum berhasil ditemukan.
Pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kuansing, Basarnas, pemerintah kecamatan, serta aparat desa. Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Kuantan menggunakan perahu karet, dimulai dari lokasi ditemukannya sandal milik korban.
Namun hingga Sabtu sekitar pukul 15.30 WIB, keberadaan korban masih belum diketahui. Untuk mempercepat proses pencarian, tim Basarnas yang baru tiba di lokasi berencana menggunakan alat pendeteksi benda di dasar sungai.
Kepala Pelaksana BPBD Kuansing, H Yulizar, menyampaikan bahwa saat ini tim tengah mempersiapkan peralatan tersebut dengan harapan dapat segera menemukan korban.
Selain melakukan penyisiran di sungai, personel BPBD juga mendirikan tenda dan melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, anak dari pasangan Nelmawati dan Azman Hardi tersebut masih belum ditemukan.
Peristiwa ini bermula saat korban bermain di tepi Sungai Kuantan bersama teman-temannya. Setelah teman-temannya pulang, korban diketahui masih berada di lokasi seorang diri.
Orang tua yang merasa kehilangan kemudian melakukan pencarian dan menemukan sandal serta alat permainan milik korban di tepi sungai.
Mendapat laporan tersebut, BPBD bersama Polsek Cerenti dan warga setempat langsung turun melakukan pencarian. Pihak BPBD juga mengimbau masyarakat untuk ikut membantu serta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak-anak di sekitar sungai.
Hal ini mengingat kondisi Sungai Kuantan saat ini tengah mengalami peningkatan debit air dan arus yang cukup deras.(dac)
Turnamen Tenis Piala PTPN IV 2026 di Pekanbaru berakhir meriah, diikuti ratusan peserta dan jadi…
Pemprov Riau gelar pasar murah di Pekanbaru dan Kampar untuk jaga harga dan stok bahan…
Lubang di flyover Sudirman Pekanbaru membahayakan pengendara dan berisiko picu kecelakaan, warga minta segera diperbaiki.
Sebanyak 19.709 siswa SD di Pekanbaru mengikuti TKA yang digelar bertahap di 311 sekolah dengan…
Galangan kapal PT MNS di Siak mulai dibangun dengan investasi Rp300 miliar dan diperkirakan menyerap…
Sebanyak 438 CJH Pekanbaru diberangkatkan 23 April 2026. Wako Agung Nugroho lepas langsung, jemaah lebih…