RSUD Kepulauan Meranti mulai membuka layanan kejiwaan bagi masyarakat di Kepulauan Meranti, Rabu (13/3/2024). (wira saputra/riaupos.co)
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Sakit Umum Daerah Kepulauan Meranti telah membuka layanan kesehatan jiwa atau psikiatri secara perdana, Kamis (14/3) ini.
Kabar tersebut diumumkan Manajemen RSUD Kepulauan Meranti, Rabu (13/3). Pengumuman itu juga dibenarkan Plt Direktur RSUD Kepulauan Meranti Muhammad Sardi SKM kepada Riau Pos.
Jelang operasional berlangsung Sardi mengungkapkan telah mendatangkan seorang dokter spesialis terkait dan telah memberikan pembekalan sejumlah asisten para medis RSUD untuk mendapatkan program terapan di Pekanbaru.
“Tentu hal ini berkaitan atas kelancaran terhadap keberlangsungan layanan yang dibuka secara perdana sejak RSUD Kepulauan Meranti berdiri. Sebelumnya, belum pernah ada layanan ini. Ini yang pertama. Jadi harus dipersiapkan secara matang. Tidak hanya mendatangkan dokter spesialis, tapi juga memberikan pembekalan para medis pendukung,” ujarnya.
Walaupun demikian, ia mengaku layanan tersebut untuk saat ini hanya diatensikan khusus poliklinik rawat jalan.
Untuk mengakomodir pasien rujukan, kata dia, RSUD Kepulauan Meranti hanya akan mempersiapkan tempat rawatan sementara. Hal ini menimbang minimnya fasiltas pendukung untuk dibukanya layanan rawat inap yang dinilai belum memenuhi standar.(gem)
Laporan WIRA SAPUTRA, Selatpanjang
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.