Categories: Kepulauan Meranti

Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Pemkab Meranti Pulihkan Kualitas Pulau

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Kepulauan Meranti merupakan kabupaten dengan geografis kepulauan yang berada di sepanjang pantai timur Indonesia rentan terhadap abrasi. Gugusan pulau yang merupakan endapan tanah bergambut merupakan faktor utama penyebab kerusakan alam dan lingkungan. 

“Hal inilah yang menjadi pemicu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti tetap konsen terhadap program rehabilitasi hutan dan lahan,” kata Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Randolph WH ketika menghadiri penanaman pohon serentak seluruh Indonesia di Desa Lukit Kecamatan Merbau, Rabu (7/2).

Untuk itu rehabilitasi lahan bukan pekerjaan yang mudah, melainkan perlu adanya dukungan dana yang besar dan Sumber daya Manusia (SDM) yang memadai.

Perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi sangat diperlukan, dalam upaya pemulihan kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dengan demikian Randolph menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada KLHK atas terselenggaranya kegiatan penanaman pohon serentak di sepanjang musim penghujan 2024.

”Kegiatan ini sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI pada acara penanaman pohon di wilayah Ibukota Nusantara (IKN), pada 30 Desember tahun lalu,” sebutnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat dilakukan terus menerus. Dengan jenis pohon yang tepat, maka kualitas lingkungan hidup akan meningkat yang berdampak positif bagi kecukupan air bersih, dan ketahanan pangan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dirjen PSLB3 KLHK Rosa Vivien Ratnawati menyampaikan kegiatan penanaman pohon serentak ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lahan Basah Sedunia. “Ini bertujuan untuk memulihkan gambut, menghijaukan mangrove, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kepala BRGM Hartono mengatakan, lahan basah, termasuk gambut dan mangrove, memiliki manfaat yang begitu besar, oleh karenanya harus dikelola secara bijak.

“Desa Lukit, Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan salah satu dari wilayah Provinsi Riau yang menjadi lokasi penanaman pohon serentak pada peringatan hari lahan basah sedunia,” terangnya.(gem)

Laporan WIRA SAPUTRA, Selatpanjang

Redaksi

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

2 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

2 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

2 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

2 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

2 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

2 hari ago