Sejumlah aparat dari stakeholder terkait melakukan pendinginan karhutla di Kecamatan Tebingtinggi yang berlangsung belum lama ini. (BPBD meranti untuk RiauPos.co)
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pascaempat titik karhutla ditemukan. Status itu ditetapkan Rabu (6/3) kemarin.
Sekretaris BPBD Meranti Eko Setiawan mengatakan, empat titik lokasi tersebut terdiri dari satu titik lokasi karhutla di Kecamatan Rangsang. Selanjutnya dua titik lokasi di Kecamatan Tebingtinggi, dan satu titik lainnya di Desa Repan Kecamatan Rangsang, dengan rentang waktu kejadian sepanjang Februari 2024.
“Pra penetapan status kami telah melibatkan berbagai pihak dan stakeholder terkait, mulai dari aparat kepolisian, perusahaan swasta hingga masyarakat setempat yang tersebar di seluruh daerah rawan. Pertimbangannya indikator penetapan berdasarkan empat kejadian yang berlangsung Februari 2024 lalu,” ujarnya.
Selain indikator itu, atensi penetapan setelah pihaknya menerima laporan dari BMKG. Dari laporan tersebut, hingga tiga bulan kedepan Kepulauan Meranti akan dilanda kemarau. “Menindaklanjuti itu kami harus siap dengan kondisi ini. Apalagi geografis Meranti yang cukup rentan karena 98 persen gambut,” ujarnya.
Untuk kesiapan fasilitas peralatan personel, ia menyebut tidak memiliki kendala. Apalagi tingkat desa sudah siaga MPA yang berkomitmen siap melakukan penanggulangan. Apalagi, MPA di daerah rawan seperti wilayah Rangsang dan Rangsang Pesisir.
“Begitupula komitmen perusahaan HTI siap lakukan penanggulangan di luar wilayah konsesi agar tetap aman. Selain itu kami turut memperkuat tim sosialisasi agar tidak ada masyarakat yang melaksanakan aktiviats yang memicu kebakarann,” ujarnya.(gem)
Laporan WIRA SAPUTRA, Selatpanjang
Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…
Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…
Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…
Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…
Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…
Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…