Categories: Kepulauan Meranti

Tiga Kabupaten Dukung Kepulauan Meranti Agar Terima Tambahan DBH

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Tiga kabupaten yang berbatasan dengan Kepulauan Meranti resmi mengeluarkan dukungan kepada pemerintah daerah setempat dalam menggaet potensi tambahan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dan Nonmigas. 

Tiga kabupaten tegangga yang dimaksud terdiri dari Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Siak dan Bengkalis. SK dukungan itu telah diterima dan bakal ditindaklanjuti pada tingkat provinsi dan pusat.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Bambang Suprianto kepada Riau Pos, Selasa (6/2).

Seperti dijelaskan Bambang, dukungan itu dinilai penting untuk mengejar potensi bertambahnya dana transfer DBH Migas dan Nonmigas dari pemerintah pusat. “Saat ini kita hanya menikmati dana transfer DBH Migas sebagai daerah penghasil. Kita harusnya juga menerima tambahan DBH sebagai daerah penghasil yang berbatasan dengan daerah penghasil,” ujarnya

Situasi itu terganjal aturan daerah setempat belum memiliki status kongkret terhadap tata letak perbatasan geografis dengan sejumlah kabupaten tetangga. Seperti yang tertuang dalam UU Nomor 13 Tahun 2009, tidak secara eksplisit menjelaskan Kabupaten Kepulauan Meranti berbatasan dengan selat dan laut.

Dampak kondisi tersebut, Kabupaten Meranti belum memiliki kesempatan untuk menerima tambahan dana transfer seperti daerah lain, walaupun berstatus sebagai daerah penghasil migas yang berbatasan dengan daerah penghasil lain, seperti Kabupaten Pelalawan, Bengkalis dan Siak.

Tidak hanya mencakup soal DBH Migas, Bambang menerangkan jika Pemkab Meranti juga belum berkesempatan menikmati DBH Nonmigas seperti DBH Sawit.

Padahal, walaupun Meranti tidak tergolong sebagai daerah penghasil, harusnya bisa menikmati DBH Sawit sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan daerah penghasil.

“Selain DBH Migas, harusnya juga kita terima dana transfer DBH Nonmigas. Contohnya daerah nonpenghasil yang berbatasan dengan daerah penghasil sawit. Namun potensi itu sirna karena status geografis,” ujarnya.

Untuk saat ini, pihaknya bakal kembali duduk bersama dengan pemerintah provinsi untuk
membahas tindaklanjut usulan dan dukungan tiga kabupaten perbatasan Kepulauan Meranti.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Meranti Edi Susanto SSTP turut membenarkan hal itu. Untuk mengejar potensi itu pihaknya telah menggelar beberapa kali pertemuan bersama Biro Tata Pemerintahan Pemprov Riau dan tiga kabupaten tetangga.(gem)

Laporan WIRA SAPUTRA, Selatpanjang

Redaksi

Recent Posts

Penuh Tawa dan Energi, Roadshow Kopi Good Day Hibur Siswa SMKN 4 Pekanbaru

Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…

2 jam ago

PKL Jualan Lewat Jam 01.00 WIB di Rohul Siap-siap Ditertibkan

Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…

2 jam ago

Pencurian Sawit dan Narkoba Dominasi Perkara di PN Bangkinang

Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…

3 jam ago

Jalan Langgam–Lubuk Ogung Rusak Parah, Truk Bertonase Berat Disorot

Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…

3 jam ago

Efisiensi Anggaran, Ratusan Mahasiswa PKH Siak Alami Tunda Bayar

Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…

3 jam ago

Investasi Meranti Melonjak, Pemprov Riau Pasang Target Rp1,5 Triliun

Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…

4 jam ago