Categories: Pekanbaru

Difasilitasi Gubernur Riau, Konflik PT SIR dengan Masyarakat Okura Selesai

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Konflik lahan antara PT Surya Intisari Raya (SIR) dengan masyarakat Okura akhirnya selesai setelah difasilitasi oleh Gubernur Riau (Gubri) Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution di Ruang Rapat Melati, Kantor Gubernur Riau, Selasa (6/2).

Pertemuan yang diawali dengan laporan dari Ketua Tim Terpadu Penyelesaian Konflik PT SIR Syahrial Abdi yang juga Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, dilanjutkan dengan pemaparan dari pihak masyarakat, Ketua Aliansi Masyarakat Adat Melayu Riau Heri dan Perwakilan PT SIR Suparman.

“Kami baru saja menyelesaikan pertemuan dengan PT SIR, masyarakat, Pemko Pekanbaru, dan Tim Satgas Terpadu untuk menemukan kesepakatan. Alhamdulillah, kalau kita lihat tadi (kemarin, red) semua sudah sepakat,” ujar Edy Natar Nasution usai memimpin pertemuan, Selasa (6/2).

Selama ini ada cara pandang yang berbeda antara pihak perusahaan dengan masyarakat terhadap penafsiaran 20 persen. Dari awal lanjut Gubri, pihaknya ingin menyelesaikan masalah ini dengan duduk bersama.  “Sekarang sudah selesai, tinggal Pemko Pekanbaru melanjutkan SK CPP (Calon Petani Penerima, red),” tegas Gubri.

Gubri berharap, perusahaan sawit yang ada di Riau meniru apa yang telah dilakukan PT SIR dengan masyarakat. Kalau hal ini berjalan, maka kondusivitas akan terjalin.

“Saya ingin perusahaan lainnya melakukan pola yang sama. Saya tidak pernah masuk ke wilayah skema seperti apa yang akan dilakukan. Tetapi yang penting adalah bagaimana perusahaan dengan masyarakat tempatan memiliki satu cara pandang sama yang diikat dengan aturan,’’ ujarnya.

Sementara perwakilan masyarakat Okura, Heru mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Riau yang telah menyelesaikan konflik PT SIR dengan masyarakat. “Ini anugerah yang ditunggu masyarakat. Hari ini (kemarin, red) kita mendapatkan pemimpin yang luar biasa. Seorang Gubernur yang hadir di tengah masyarakatnya,” ujar Heri.

Konflik lahan PT SIR bermula adanya aspirasi masyarakat yang disampaikan ke Kantor Gubernur tentang lahan mereka. Terhadap aspirasi tersebut, Gubernur Riau membentuk Tim Satgas Pengendalian Konflik Lahan PT SIR.(adv/sol)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Sempat Ditahan Dua Bulan, Pelaku Pencurian Ponsel dan Penadah Bebas Lewat Restorative Justice

Kejari Pekanbaru menghentikan penuntutan perkara pencurian dan penadahan di Rumbai Timur melalui mekanisme restorative justice…

23 jam ago

Perluas Jaringan di Riau, QJMotor Resmi Buka Dealer Lintas 3S di SM Amin Pekanbaru

Merek sepeda motor QJMotor resmi hadir di Kota Pekanbaru melalui peresmian dealer 3S di Jalan…

24 jam ago

Dipromosikan Jadi Kabaharkam Polri, Irjen Pol Herry Heryawan Tinggalkan Polda Riau

Jabatan Kapolda Riau resmi berganti dari Irjen Pol Herry Heryawan kepada Irjen Pol Arman Achdiat…

1 hari ago

Menyapa SMAN 9 Pekanbaru, Roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau Berjalan Semarak

Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir di SMAN 9 Pekanbaru,…

2 hari ago

Sertijab di Polres Kampar, Kompol Nurman Resmi Jabat Kapolsek Kampar Kiri

Polres Kampar menggelar upacara sertijab Kapolsek Kampar Kiri dari Kompol Rusyandi Z Siregar kepada Kompol…

2 hari ago

Soroti HGB STC, Kasi Datun Kejari Pekanbaru Tegaskan Paksa Perpanjang Masuk Perbuatan Melawan

Kejari Pekanbaru menegaskan perpanjangan HGB STC berpotensi melanggar hukum, sementara BPKP Riau menyoroti potensi kerugian…

2 hari ago