Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja didampingi Kasat Narkoba AKP Aprinaldi saat ekspose pengungkapan kasus bandar narkoba di Mapolres Kampar, Senin (29/4/2024). (KAMARUDDIN/RIAUPOS)
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Polres Kampar menggelar ekpose penangkapan bandar narkoba dengan barang bukti je sabu-sabu 802,04 gram dan pil ekstasi 2.694 butir berbagai jenis.
Ekpose dipimpin Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja didampingi Kasat Narkoba AKP Aprinaldi di Mapolres Kampar, Senin (29/4)
Kapolres menyampaikan, Satnarkoba yang dipimpin AKP Aprinaldi bahwa mereka menangkap seorang pelaku berinisial AF (38) di Perumahan Dwi Beringin Indah tahap V, Kelurahan Sungai Sibam, Kecamatan Bina Widya Kota Pekanbaru.
Saat itu mendapatkan informasi bahwa pelaku yang memasok barang haram tersebut di wilayah Kampar. “Kita langsung melakukan penyelidikan dan langsung menangkap pelaku di rumahnya,” ujarnya.
Hasilnya, Polresta Kampar berhasil mengamankan barang bukti berupa 10 paket diduga narkoba jenis sabu-sabu yang dibungkus dengan plastik bening dan dimasukkan ke dalam pipa pralon yang ditimbun dengan pelet makanan ikan, 18 paket pil ekstasi sebanyak 2.694 butir dan barang bukti lainnya.
Selanjutnya pelaku dibawa ke Polres Kampar. “Dari hasil interogasi kita, pelaku mendapatkan narkoba itu dari Kampung Dalam, Pekanbaru dan kalau dinilai dengan harga lebih kurang Rp2 miliar,” jelas Kapolres.
Kapolres menambahkan, karena Polda Riau sudah mengobok-obok Kampung Dalam tersebut, makanya pelaku stock barang haram tersebut di rumahnya.
“Pelaku kita jerat dengan Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 112 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun,” tegas Kapolres.(kom)
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…
Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…
Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…
Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…
Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…