Categories: Kampar

Percepat Investasi, Kejari Kampar Gelar Rakor Bersama Sejumlah OPD

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar menggelar rapat koordinasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan BPN dalam rangka program pemulihan ekonomi dan pengaman investasi dan pembangunan di Kabupaten Kampar di aula Kejari Kampar, Senin (27/12/2021).

Hadir dalam rakor ini, Kajari Kampar Arif Budiman, Kasi Intel Silfanus Rotua Simanullang, Kasi Datun Gugi Dolansyah, Kadis DPM-PTSP Hambali, Kadis PUPR Afdal, Kadis DLH Aliman Makmur, Kadis Perdagangan dan Koperasi UMKM Hendri Dunan, Kadis Pariwisata Zulia Dharma, Kadisdikpora Yasir, Kadis Perindustrian Ali Sabri dan sejumlah kadis lainnya.

Dikatakan Kajari Kampar Arif Budiman bahwa, kegiatan pada hari ini merupakan tindak lanjut perintah harian Jaksa Agung dalam rangka penyampaian visi misi  pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional di massa pandemi Covid-19.

"Sebagai tindak lanjut perintah harian Jaksa Agung RI dalam rangka pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi Covid-19 antara lain meningkatkan investasi yang ada di daerah," kata Arif.

Ditambahkan Kajari Pemerintah juga sudah juga mengeluarkan Inpres Nomor 17 tahun 2009 tentang kemudahan berinvestasi.

"Dalam rapat hari ini (kemarin,red) kita membahas terkait evaluasi pelaksanaan perizinan dalam berinvestasi yang ada di Kabupaten Kampar dan kita juga melakukan identifikasi peraturan-peraturan yang mana kira – kira perlu dilakukan perubahan atau penghapusan yang bisa menghambat investasi di Kampar, " sebut Arif.

Bersama pemerintah daerah kata Kajari lagi, pihak Kejaksaan selalu konsisten dalam memajukan investasi dan pemulihan ekonomi di massa  pandemi Covid-19.

 Kadis DPM-PTSP Kampar Hambali menyampaikan, investasi di Kabupaten Kampar memang ada kandala tapi tidak sampai macet cuman agak sedikit manpet.

"Ya memang ada kendala namun bukan berarti macet sehingga kita perlu dukungan dari pihak Kejaksaan, sesuai dengan apa yang disampaikan Pak Kajari ini hanya karena masalah miskomunikasi saja sehingga belum satu persepsi," ujar Hambali.

Lanjut Hambali, karena itu ada sebagian rekan – rekan kepala OPD dihantui rasa takut masalah perizinan ini apa bila salah akan terjerat pidana.

"ini kan masalah administrasi dan dipertegas lagi bahwasanya kita ini bagaimana halnya untuk bisa melakukan percepatan investasi di Kabupaten Kampar, kalau memang perlu ada aturan yang harus kita pangkas, ya kita pangkas," beber Hambali.

Untuk perbaikan di 2022 nanti kita sudah mempersiapkan SDM dan sisten bahwasanya DPM-PTSP sudah mulai membuka cabang di setiap kecamatan supaya  perizinan UMKM bisa lebih menggeliat.

"Pada tahun ini sebenarnya sudah mulai namun masyarakat masih banyak belum mengetahui dan target kita UMKM ini harus kita gerakkan, salah satunya dengan memiliki perizinan," tegasnya.

Laporan: Kamaruddin (Bangkinang)

Editor: E Sulaiman
 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

21 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

22 jam ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

22 jam ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

22 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

2 hari ago