Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S didampingi Kasat Reskrim AKP Gian Wiatma Jonimandala dan Kanit PPA Aipda Syamsul Bahri mengekspose kasus pencabulan di ruang Satreskrim Polres Kampar, Senin (25/8/2025)
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Polres Kampar mengungkap tiga kasus pencabulan anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Kabupaten Kampar dalam sepekan terakhir. Sebanyak enam anak dilaporkan menjadi korban dalam kasus tersebut.
Hal ini terungkap saat konferensi pers dipimpin Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S didampingi Kasat Reskrim AKP Gian Wiatma Jonimandala dan Kanit PPA Aipda Syamsul Bahri di ruang Satreskrim Polres Kampar, Senin (25/8).
Kapolres menjelaskan, terdapat tiga kasus dengan tiga tersangka. Namun, satu tersangka tidak dihadirkan dalam konferensi pers karena masih berstatus anak di bawah umur.
Kasus pertama terjadi di Kecamatan Tambang. Tersangka diduga mencabuli dua cucu tirinya. Aksi bejat itu terbongkar setelah ibu korban menemukan rekaman di ponsel terduga pelaku yang menunjukkan tindakannya terhadap anaknya.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi pada Kamis (21/8), dan terduga pelaku berhasil ditangkap saat menonton pertandingan voli.
Kasus kedua melibatkan seorang guru SMP di Kecamatan Tambang. Tiga siswinya, masing-masing berusia 16 tahun, mengaku menjadi korban pelecehan. Modus terduga pelaku adalah mengantarkan korban pulang sekolah lalu melecehkan korban. Terduga pelaku ditangkap pada 19 Agustus 2025.
Kasus ketiga terjadi di Kecamatan Kampar, dengan terduga pelaku dan korban sama-sama masih berusia 16 tahun. Tersangka diduga melarikan korban selama satu bulan dan kasus ini dilaporkan ke polisi sampai akhirnya tersangka diamankan polisi.
Kapolres menegaskan, kasus-kasus ini menjadi pelajaran penting bagi orang tua untuk lebih waspada dalam menjaga anak-anaknya. Ia juga menginstruksikan jajaran Satreskrim agar menangani kasus pencabulan secara detail dan transparan.(kom)
Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…
Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…
Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…
Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…
Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…
Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…