Categories: Kampar

Dua Tukang Coba Seludupkan Ponsel ke Lapas Kelas IIA Bangkinang

RIAUPOS.CO – Petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang berhasil menggagalkan penyeludupan handphone atau ponsel oleh dua orang tukang yang bekerja di dalam lapas, Kamis (24/10).

Ponsel ditemukan di dalam kaleng cat yang akan digunakan untuk mengecat klinik yang hampir rampung pengerjaannya. Penemuan ini mengindikasikan adanya upaya yang cukup canggih untuk menyeludupkan barang-barang terlarang ke dalam area lapas.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) M Hasan langsung melaporkan kepada Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang Edi Cahyono yang memberikan perintah dengan memanggil kedua orang tukang tersebut ke ruangan KPLP untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan keterangan salah satu dari tukang yang tidak bersedia disebutkan namanya, dengan sengaja dan sadar memasukkan HP tersebut ke dalam kaleng cat untuk dijual di dalam lapas.

”Setelah kami interogasi, pihak tukang menjelaskan kepada kami handphone tersebut dijual untuk membayarkan gaji anggotanya. Maka dari itu kami segera mengambil tindak tegas terhadap kejadian tersebut,” jelas M Hasan.

Kepala Lapas IIA Bangkinang, Edi Cahyono menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti kejadian tersebut agar tidak terulang kembali.

”Tukang tersebut tidak boleh lagi bekerja membangun poliklinik. Langsung diberitahu kepada penanggung jawab proyek. Kami mengingatkan juga kepada seluruh pegawai Lapas Bangkinang untuk tidak menjadi benalu atau melanggar aturan,” jelas Edi Cahyono.

Ia menekankan anggota P2U untuk selalu teliti terhadap tamu dan barang bawaan agar selalu diperiksa dengan benar agar kejadian ini tidak terulang kembali.(kom)

Laporan KOMARUDDIN, Kampar

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Fajar Fikri Juara Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron Soh

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…

4 jam ago

Bawa Lari 12 Ekor Sapi Kurban senilai Rp195 Juta, “Adi Black” Ditangkap Polsek Rumbai

Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…

4 jam ago

Marak Pasangan Mesum di Penginapan, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pemko Cek Izin THM dan Hotel

Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…

5 jam ago

Sempat Kirim Pesan Pamit, Perempuan Muda di Meranti Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Kedabu

Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…

5 jam ago

Rektor Prof Sri Indarti Kukuhkan Lima Guru Besar Universitas Riau dari Berbagai Keilmuan

Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…

5 jam ago

Dishub Pekanbaru Jaring 47 Truk Tonase Besar Pelanggar Lalu Lintas

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…

5 jam ago