Categories: Kampar

Kasus Pemukulan di PKS PT Tasma Puja Diselesaikan dengan Perdamaian

TAMBANG (RIAUPOS.CO) – Kasus pemukulan yang terjadi terhadap Fahmi selaku karyawan di bagian sortase di PKS PT Tasma Puja dengan dua orang pembawa buah MI dan IR, Kamis (30/09/2021) bulan yang lalu di PKS PT Tasma Puja sudah berdamai.

Akhirnya diselesaikan dengan perdamaian setelah keluarga terlapor mengajukan permohonan perdamaian kepada Fahmi. Proses perdamaian diakomodir oleh Kapolsek Tambang dan dilaksanakan di Polsek Tambang pada Rabu tanggal 20 Oktober 2021.

Selain perdamaian yang dilaksanakan di Polsek, Fahmi juga dalam kesepakatan perdamaian meminta agar dilaksanakan juga perjanjian damai dengan Adat Kenegerian Kampa.

Acara penanda tanganan perjanjian damai di Polsek juga disaksikan oleh pucuk adat dan niniik mamak Kenegerian Kampa lainya, Kepala Desa Kampar, dan juga perwakilan PT Tasma Puja, beserta keluarga pihak terlapor.

Kapolsek Tambang Iptu Mardani Tohenes membenarkan sudah terjadi perdamaian antara korban Fahmi dengan terlapor MI dan RI. "Mereka sudah damai secara kekeluargaan," jelas Mardani. 

Manager PT Tasma Jaya Hafidrazi menjelaskan, beberapa poin penting dalam surat perjanjian Damai yang disepakati antara lain MI dan IR mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap Fahmi secara spontan akibat emosi, yang mengakibatkan Fahmi mengalami luka di kepala. Dan oleh karena itu para terlapor memohon maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya di masa yang akan datang.

Sementara Puncak Adat Kenegerian Kampa Samsiwir ketika dihubungi melalui via telepon, Jumat (22/10/21) membenarkan memang sudah dilaksanakan kesepakatan perdamaian antar korban dengan pelaku di Polsek Tambang.

"Perdamaian itu kita laksanakan melalui adat istiadat kenegerian Kampa, karena pihak kedua atau pelaku adalah anak keponakan dari Kenegerian Kampa," ujar Dt Monguong.

"Untuk mempererat tali silaturahmi antar dua belah pihak akan dilaksanakan makan bersama secara adat di rumah pihak kedua di Pasar Kampar kalau tak ada halangan pada Sabtu depan," tambah Samsiwir Dt Monguong.

 

Laporan: Komarudin (Bangkinang)

Editor: E Sulaiman

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Aktivitas Tambang Ilegal Dibongkar, Lima Rakit PETI Dibakar Polisi

Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…

21 jam ago

Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Kecamatan Ini Jadi Sorotan

Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.

21 jam ago

Keluhan Warga Meningkat, Wabup Rohul Minta PLN Benahi Pasokan Listrik

Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…

21 jam ago

3.000 Peserta dan 12 Mobil Hias Semarakkan Pawai Waisak di Pekanbaru

Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…

24 jam ago

Kasus Sadis Sopir Truk Minyakita di Pekanbaru Terungkap, Rekan Kerja Jadi Otak Pelaku

Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…

1 hari ago

Jalan Pasar Modern Telukkuantan Mulai Diperbaiki, Warga Sambut Gerak Cepat PUPR

PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.

2 hari ago