Categories: Kampar

Jembatan Gantung Diharapkan Jadi Penunjang Taman Wisata Alam Buluh Cina

SIAK HULU (RIAUPOS.CO)  – Bersama Gubernur Riau Drs Syamsuar MSi dan anggota DPR RI Syahrul Aidi Ma'azad Lc MA, Pj Bupati Kampar Dr H Kamsol MM melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan gantung di Desa Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu, Sabtu (11/6/2022).

Dalam sambutannya Kamsol menyampaikan, bahwa masih ada 28 desa yang tertinggal di Kampar. Termasuk 8 desa terisolir, tepatnya di Kecamatan Kamparkiri Hulu. Semua itu memerlukan yang namanya jembatan.

Dengan demikian, Kamsol menegaskan tugas bersama kabupaten, provinsi serta para wakil rakyat yang ada di Senayan untuk bisa memberikan kemerdekaan kepada masyarakat yang tinggal di daerah tersebut, dengan tetap akan mengutamakan skala prioritas pembangunan, infrasruktur, jaringan listrik, dan seluler.

Apresiasi dan terima kasih disampaikan Kamsol kepada anggota DPR-RI Komisi V Syahrul Aidi Maza'at yang sudah mewujudkan keinginan masyarakat dalam mengupayakan pembangunan jembatan gantung tersebut.

Di sisi lain Kamsol juga menyampaikan harapan bersama seluruh satker terkait untuk terus meningkatkan potensi wisata yang ada di setiap desa. Hal ini perlu untuk peningkatan perekonomian masyarakat.

Sementara itu dalam peningkatan program ketahan pangan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, saat ini Pemkab Kampar sudah mengupayakan kembali produksi padi dan beras di Kampar.

Kamsol mengatakan, nantinya akan membuat brand (merk) khusus beras Kampar yang diberi nama beras Kampar merek Ulu Kasok.

Sedangkan Gubernur Riau Drs Syamsuar MSi menyampaikan, membangun jembatan dalam memajukan setiap desa dan kabupaten merupakan tugas bersama.

‘’Oleh sebab itu perlu terus sinergi mulai dari kepala desa, camat, para bupati serta wakil-wakil rakyat baik tingkat kabupaten, provinsi bahkan pusat untuk bisa memberikan aspirasinya khusus bidang infrastuktur,’’ jelas Syamsuar.

Syahrul Aidi yang juga hadir menyampaikan, harapan semoga jembatan kerja sama Kementerian PUPR ini nanti bisa dijaga dan digunakan oleh masyarakat sebaik mungkin.

‘’Ini sebagai penunjang Taman Wisata Alam Buluh Cina bisa berkembang dan ekonomi masyarakat juga bisa meningkat, dengan mengutamakan kebersihan," jelas Syahrul.

Selain Pj Bupati Kampar hadir juga anggota DPRD Riau Ardiansyah, Kepala Dinas PU PR Riau M Arief Setiawan, Asisten III Ir Azwan, Kadis Pariwisata Kampar Zulia Dharma, Kadis Kominfo dan Persandian Kampar Yuricho Efril SSTP, Camat Siak Hulu Rahmad Fajri SSTP MSi.

Laporan: Kamaruddin (Bangkinang)

Editor: Edwar Yaman

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Ramadan 2026, Grand Zuri Pekanbaru Siap Jadi Lokasi Buka Puasa Bersama

Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…

4 jam ago

PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Sawit Bersertifikat, Dongkrak Produktivitas Petani

PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…

7 jam ago

Pakai Basis Varian Tertinggi, Destinator 55th Anniversary Edition Tampil Eksklusif

Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.

8 jam ago

Semarak Anniversary ke-7, The Zuri Hotel Ajak Mitra dan Tamu Donor Darah

Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…

8 jam ago

Mudah dan Aman, Beli Emas Kini Bisa Digital Lewat Aplikasi Tring Pegadaian

Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…

8 jam ago

Tiga Polsek di Pekanbaru Resmi Berganti Nama, Ini Daftarnya

Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.

8 jam ago