musnahkan-barang-bukti-64-29-gram-sabu
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Satuan Reserse Narkoba Polres Kampar memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu di ruang Sat Resnarkoba Polres Kampar, Kamis (10/2) pagi.
Pemusnahan barang bukti narkotika ini dipimpin Kasat Resnarkoba AKP Daren Maysar SH. Hadir perwakilan Pengadilan Negeri Bangkinang Omori Rotana Sitorus SH MH, perwakilan Kejaksaan Negeri Kampar Budi Setia Mulya SH MH, Kasat Tahti Iptu Alreflus, penasehat hukum dan para tersangka yang terkait dengan barang bukti ini.
Selanjutnya pembacaan kronologi ungkap kasus oleh Kasatres Narkoba AKP Daren Maysar SH bahwa narkotika yang dimusnahkan ini sabu seberat 64,29 gram.
Kasatres Narkoba AKP Daren Maysar menjelaskan, narkotika yang akan dimusnahkan ini berasal dari tiga kasus yang diungkap jajaran Satresnarkoba Polres Kampar dan Polsek jajaran dengan tiga tersangka, yaitu FV alias F (24) warga Kulim, Kelurahan Payung Sekaki, Pekanbaru, DI alias D (26) warga Desa Tambang, Kecamatan Tambang, KR alias AM (36) warga Desa Kebun Durian, Kecamatan Gunung Sahilan.
Selanjutnya dilakukan pemusnahan barang bukti narkotika, dimana untuk narkotika jenis sabu seberat 64,29 gram dimusnahkan dengan cara dilarutkan dalam air, lalu diblender dan dibuang ke tanah.
Usai pemusnahan barang bukti narkotika ini dilakukan penandatanganan berita acara pemusnahan oleh Kasatres Narkoba, serta para saksi yang hadir termasuk para tersangka yang terkait dengan barang bukti ini.(kom)
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.
Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…
Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…
Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.