BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Satlantas Polres Kampar kembali melaksanakan kegiatan cooling system Pilkada Damai. tindakan preventif ini untuk menjaga situasi pemeliharaan dan penjagaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) tetap kondusif.
Kapolres Kampar, AKBP Ronald Sumaja melalui Kasat Lantas AKP Vino Lestari mengatakan, cooling system kali ini dilakukan terhadap tokoh masyarakat di Samsat Tapung Hilir.
“Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar di Pilkada 2024,” kata AKP Vino.
Dalam kegiatan tersebut, Kasat Lantas Polres Kampar diwakili oleh Personil Satlantas. Dalam pertemuan ini, pihak kepolisian menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah, terutama menjelang pelaksanaan Pilkada.
“Kami mengimbau semua pihak, termasuk tokoh masyarakat, untuk selalu menjaga harkamtibmas. Perbedaan pilihan dalam Pilkada adalah hal yang wajar, namun kita harus tetap menjaga situasi yang aman dan damai,” ujarnya.
Selain itu, kepolisian juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau hoaks. Masyarakat dihimbau untuk selalu menyaring dan memastikan kebenaran informasi yang beredar.
“Saring dan pastikan kebenaran berita maupun informasi yang berkembangan agar tidak termakan hoax,” pesan Kasat.
Kegiatan cooling system yang berlangsung selama kurang lebih satu jam ini berjalan dengan lancar dan kondusif. Pihak kepolisian berharap dengan adanya kegiatan ini, pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Kampar dapat berjalan dengan aman dan damai.
Padati Bike Community Pariaman mengirim tiga goweser untuk ikut Riau Pos Fun Bike 2026, mendukung…
Aksi penjambretan di Bukit Raya berujung maut. Korban tewas saat mempertahankan tas, dua pelaku diamankan…
Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai Koko Cici Riau 2026 dalam grand final di Mal…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School kembali digelar di SMAN 6 Pekanbaru dan disambut…
Museum Sang Nila Utama Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan RI…
BPBD Siak, polisi, dan BBKSDA memastikan video dugaan serangan harimau di Kandis adalah hoaks dan…