Categories: Kampar

Pemancing Tenggelam di PLTA Kotopanjang

KUOK (RIAUPOS.CO) – Sungai Kampar kembali memakan korban, kali ini seorang pemancing dan menyeberangi sungai. Korban diduga tidak bisa berenang dan tenggelam. Hingga sampai saat ini korban belum ditemukan. 

Kejadian ini terjadi di bawah dam PLTA Koto Panjang di dekat Lobang Kolam Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Selasa (3/5/2022) sekitar pukul 13.30 WIB. 

Atas informasi tersebut Kapolsek Bangkinang Barat Ipda Toriq Akbar STrK memerintahkan personil untuk langsung ke lokasi korban tenggelam di aliran Sungai Kampar untuk melakukan pencairan terhadap korban Tomy Ritonga (25) warga Desa Flamboyan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. 

Awal kejadian ini ketika sekitar pukul 12.30 WIB, korban bersama tiga orang temannya (saksi) yaitu Putra Sembiring, Junaidi, dan Ramadi tiba Lobang Kolam, Desa Merangin, Kecamatan Kuok.

Sesampainya di lokasi korban bersama temanya langsung memancing Ikan di aliran Sungai Kampar di bawah dam PLTA Koto Panjang, tepatnya di dekat Lobang Kolam Desa Merangin, Kecamatan Kuok.

Karena tidak ada juga dapat ikan, tiga orang temanya menyeberangi sungai menuju ke Pulau (Batu) yang berada di tengah sungai, setelah sampai di dekat Pulau (Batu) tiga orang temannya mendengar korban Tomy Ritonga minta tolong di tengah Sungai.

Selanjutnya teman-temannya berenang ke tengah berusaha untuk menyelamatkan korban, namun dikarenakan temannya sama-sama tidak sanggup (kelelahan) tidak bisa membantu dan melihat korban tenggelam di tengah Sungai Kampar. 

Lalu para saksi langsung meminta bantuan kepada warga sekitarnya, sekira pukul 14.00 WIB dilakukan pencarian oleh warga setempat dibantu anggota Polsek Bangkinang Barat dengan menggunakan perahu dan menggunakan jaring ikan.

Tidak lama setelah itu, Tim Tagana BPBP Kabupaten Kampar tiba di lokasi (TKP) dan mulai melakukan pencarian menggunakan satu unit perahu karet menyisir di seputaran aliran Sungai Kampar. 

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK MH melalui Kapolsek Bangkinang Barat Ipda Toriq Akbar, STrK. "Sampai saat ini korban belum ditemukan," ujarnya. 

"Untuk ke depannya agar kiranya pihak aparatur pemerintahan Desa Merangin bersama Bhabinkamtibmas melakukan sosialisasi baik secara lisan maupun tulisan berupa spanduk mengimbau kepada warga agar tidak mandi ataupun mancing dialiran sungai Kampar yang deras guna menghindari hal serupa" tegas Kapolsek.

 

Laporan: Kamaruddin (Bangkinang)

Editor: E Sulaiman

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

15 jam ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

15 jam ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

16 jam ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

16 jam ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

1 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

1 hari ago