Categories: Kampar

Harga Lebih Murah, Warga Serbu GPM

GUNUNG SAHILAN (RIAUPOS.CO) – PEMERINTAH  Kabupaten (Pemkab) Kampar mulai awal Ramadan 1445 Hijriah sampai Ramadan ke-21 masih terus melaksanakan gerakan pangan murah di beberapa wilayah Kabupaten Kampar.

Untuk gerakan pangan murah serentak se-Indonesia, Pemda Kampar melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar dilaksanakan di Desa Kebun Durian, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Senin (1/4).

Setelah dibuka secara resmi oleh Pj Bupati Kampar H Hambali SE MBA MH, gerakan pangan murah langsung “diserbu” warga sekitarnya. Walaupun cuaca panas terik, namun warga rela mengantre di lapangan sepakbola Pagar Nageri demi mendapatkan paket sembako murah dengan harga di bawah pasar.

Harga paket yang sebelumnya Rp85 ribu turun menjadi Rp80 ribu dengan rincian satu paketnya berisi beras 5 Kg, gula 1 Kg dan minyak goreng 1 liter.

Selain itu telur ayam Rp48 ribu per papan, cabai merah Rp50 ribu per Kg, dan bawang merah Rp30 ribu per Kg.

Sebelum membuka pangan murah, Pj Bupati Kampar didampingi Kadis Ketahanan Pangan Drs Muhammad MSi terlebih dahulu mengikuti zoom meeting GPN serentak nasional dan rakor pengendalian inflasi.

‘’Alhamdulillah sampai saat ini Pemkab Kampar bersama dinas terkait masih bisa melaksanakan gerakan pangan murah di beberapa desa,’’ ucap Hambali.

Hambali berharap dengan adanya pangan murah pada tahun ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga pangan di bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri.

Sementara itu, zoom meeting rapat koordinasi ketahanan pangan dibuka Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian diwakili Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir Balaw di ruang rapat Kemendagri.

Tomsi menyampaikan, berdasarkan data yang diterima, komoditas beras, dan jagung relatif turun. Namun imbas dari pada Ramadan ini perlu diwaspadai karena secara ril itu masih berdampak.

‘’Bagi daerahnya yang inflasinya di atas nasional agar turun ke lapangan untuk cek, apa menjadi permasalahan serta segera lakukan berbagai upaya-upaya agar masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan cepat dan murah,’’ jelas Tomsi.

Semetara itu Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kampar Ir Budianto menyampaikan, inflasi bulan ke bulan di Kabupaten Kampar adalah 0,67 persen. Sedangkan inflasi tahun ke tahun sebesar 4,89 persen, serta inflasi tahun kalender sebesar 2,01 persen.(hen)

Laporan KAMARUDDIN, Gunung Sahilan

Redaksi

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

10 jam ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

11 jam ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

11 jam ago

Jalan Berlubang di Pangkalankerinci Dikeluhkan, Pemkab Pelalawan Diminta Bertindak

Warga dan DPRD Pelalawan mendesak pemkab segera menambal jalan berlubang di Pangkalankerinci karena dinilai rawan…

11 jam ago

Bupati Siak Turun Tangan Atasi Kendala Gaji ASN

Pencairan gaji ASN di Kabupaten Siak terkendala administrasi dampak SOTK baru. Bupati Afni memastikan proses…

11 jam ago

Sampah Masih Menumpuk di Pekanbaru, Warga Diminta Ikut Mengawasi

Tumpukan sampah masih ditemukan di Pekanbaru, terutama di Jalan Soekarno Hatta. DLHK mengajak masyarakat ikut…

12 jam ago