Categories: Indragiri Hulu

Inhu Tetapkan Status Tanggap Darurat Usai 5 Warga Meninggal akibat ISPA

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) resmi menetapkan status tanggap darurat menyusul Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Dusun Datai, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal.

Langkah ini diambil setelah meningkatnya jumlah warga yang terjangkit dan adanya korban meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

Wakil Bupati Inhu, Ir H Hendrizal MSi, membenarkan bahwa status tanggap darurat telah ditetapkan sejak Jumat (8/11).
“Benar, status tanggap darurat untuk KLB ISPA di Dusun Datai sudah ditetapkan,” ujarnya, Sabtu (9/11).

Keputusan ini diambil dalam rapat koordinasi (rakor) yang melibatkan Forkopimda Inhu, Dinas Kesehatan (Dinkes), seluruh kepala OPD, camat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dari hasil pemaparan Dinkes Inhu mengenai jumlah penderita, gejala, dan korban jiwa, seluruh peserta rakor sepakat bahwa kondisi tersebut memenuhi syarat untuk penetapan status tanggap darurat.

“Penetapan ini penting agar penanganan KLB ISPA bisa dilakukan lebih cepat, terkoordinasi, dan maksimal,” kata Hendrizal.
Ia menegaskan, setelah status ini berlaku, penanganan tidak hanya dilakukan oleh Dinkes, tetapi juga melibatkan berbagai instansi dalam satu tim terpadu.
“Semua pihak harus bekerja sepenuh hati dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu, Mulyadi SSos, menyampaikan bahwa pihaknya segera mendirikan pos komando darurat.
“Senin nanti, kami akan rapat lagi untuk mempersiapkan pendirian posko. Nantinya, pos komando ini akan menjadi pusat koordinasi, pemantauan, dan evaluasi seluruh kegiatan penanganan,” ujarnya.

Dinkes Riau Turun Langsung ke Lokasi

Penanganan KLB ISPA kini juga mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Tim gabungan dari Dinkes Inhu dan Dinkes Riau telah turun langsung ke lokasi untuk mengambil spesimen dan melakukan penyelidikan epidemiologi lanjutan.

Plt Kepala Dinkes Inhu, Sandra SKM MKM, menjelaskan bahwa dari hasil pemantauan terakhir terdapat 219 kasus ISPA, dengan lima korban meninggal dunia.
Sebanyak 12 pasien masih menjalani perawatan, tujuh di antaranya di RSUD Indrasari Rengat dan lima lainnya di Puskesmas Batang Gansal.

“Secara umum kondisi pasien mulai membaik. Sebagian besar pasien rawat jalan juga sudah sembuh dan kembali beraktivitas,” ujarnya.

Sandra menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas kesehatan, tenaga medis, dan unsur pemerintah yang telah bekerja tanpa lelah. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap gejala ISPA, seperti demam, batuk, pilek, atau sesak napas.
“Segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami keluhan,” pesannya.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kebersihan lingkungan, memakai masker jika sakit, serta rutin mencuci tangan.
“Dinkes Inhu bersama Dinkes Riau akan terus memantau situasi hingga kondisi benar-benar terkendali,” tambahnya.

Tim Dinkes Provinsi Riau juga menyalurkan bantuan tambahan berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT) guna membantu pemulihan masyarakat terdampak.
“Semoga situasi segera pulih dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan tenang,” tutup Sandra.(kas)

Redaksi

Recent Posts

Batal Diusulkan di Desa Wonosari, Dinsos Bengkalis Cari Lokasi Alternatif Pembangunan Sekolah Rakyat

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…

14 jam ago

Modus Investasi Pengangkutan Batu Bara, Pria Berinisial S Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…

14 jam ago

UIN Suska Riau Kukuhkan Prof Afrizal Nur Sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer Pertama

Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…

15 jam ago

Kabut Asap Makin Pekat, Jarak Pandang di Kota Pekanbaru Jadi 800 Meter

Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…

17 jam ago

Putusan Banding PT Pekanbaru: Hukuman Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Diperberat 4 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…

2 hari ago

Panjat Atap Hingga Lompat Tembok, Tahanan Narkoba Kabur dari Lapas Pasirpengaraian

Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…

2 hari ago