Satu dari 5 ekor hewan ternak warga di Desa Griya Mukti Jaya, Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ditemukan mati dengan luka gigitan di leher, Sabtu (24/5/2025). ((Warga untuk Riaupos.co))
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Lima ekor ternak milik warga di Desa Griya Mukti Jaya, Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), ditemukan mati pada Sabtu (24/5/2025). Diduga kuat hewan-hewan tersebut menjadi korban serangan satwa liar.
Di sekitar lokasi kematian kambing milik warga, ditemukan sejumlah jejak kaki yang diyakini milik harimau sumatera. Dugaan sementara, hewan buas bernama latin Panthera tigris sumatrae itu memangsa ternak tersebut.
Dari lima kambing yang jadi korban, tiga di antaranya menunjukkan luka gigitan di bagian leher yang menyerupai ciri khas serangan harimau, sementara dua lainnya hilang tanpa bekas.
Kepala Desa Griya Mukti Jaya, Indra, membenarkan kejadian ini saat dikonfirmasi oleh Riaupos.co pada Sabtu (24/5/2025). “Memang benar, kami menemukan kambing warga mati dan di lokasi juga tampak jejak harimau,” ujar Indra.
Jarak lokasi kejadian dengan permukiman warga hanya sekitar 1,5 kilometer, sehingga masyarakat diminta untuk ekstra waspada. “Kami mengimbau agar warga tidak beraktivitas dulu di sekitar lokasi hingga situasi benar-benar aman,” katanya. Pihak desa juga telah berkoordinasi dengan Camat Teluk Belengkong dan BKSDA untuk menindaklanjuti kejadian ini guna mencegah adanya korban jiwa.
Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…
Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…
Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…
Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…