Categories: Indragiri Hilir

Kios Eks Air Mancur Dibongkar, Pemkab Inhil Siapkan TPS untuk Pedagang

TEMBILAHAN, RIAUPOS.CO — Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melanjutkan penataan kawasan perdagangan dan ruang publik di Kota Tembilahan. Pada Jumat (12/6), sejumlah kios yang masih berdiri di kawasan Eks Air Mancur, Jalan Jenderal Sudirman, serta Pasar Tengah di Jalan Kahuripan ditertibkan dan dibongkar oleh Satpol PP Inhil.

Kegiatan penertiban dipimpin langsung Kepala Satpol PP Inhil, Ahmad Khusairi. Operasi tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Kejaksaan Negeri Inhil, Dinas Perhubungan, Kesbangpol, Bagian Hukum, Subdenpom hingga instansi terkait yang tergabung dalam Tim Terpadu Penegakan Peraturan Daerah.

Sebelum pembongkaran dilakukan, pemerintah daerah telah memberikan sosialisasi dan imbauan kepada para pedagang agar mengosongkan lokasi serta membongkar kios secara mandiri. Namun hingga tenggat waktu yang ditetapkan berakhir, masih ditemukan sejumlah kios yang belum dibongkar sehingga dilakukan penertiban sesuai aturan yang berlaku.

Kepala Satpol PP Inhil Ahmad Khusairi mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertata, bersih, aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Penertiban ini bukan semata-mata tindakan pembongkaran, melainkan bagian dari penataan kawasan perdagangan agar lebih tertib dan representatif. Sebelumnya para pedagang juga telah diberikan kesempatan untuk melakukan pembongkaran secara mandiri,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan usaha para pedagang, Pemerintah Kabupaten Inhil melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) telah menyiapkan Tempat Pasar Sementara (TPS).

Lokasi TPS tersebut berada di Jalan Kapten Mukhtar, tepatnya di lapangan belakang Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Inhil. Fasilitas ini disediakan sebagai tempat relokasi sementara agar aktivitas jual beli tetap dapat berlangsung selama proses penataan kawasan pasar dilakukan.

Ahmad Khusairi juga menyampaikan apresiasi kepada para pedagang dan masyarakat yang bersikap kooperatif selama proses penertiban berlangsung.

Menurutnya, dukungan berbagai pihak membuat kegiatan penataan kawasan perdagangan tersebut dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

Redaksi

Recent Posts

Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026, Ujian Perdana Ancelotti Bersama Selecao

Brasil menghadapi Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026. Duel ini menjadi awal…

9 menit ago

SPMB Riau 2026 Masih Temukan Berkas Tak Sesuai, Sertifikat Prestasi dan KK Jadi Kendala

SPMB SMA/SMK Negeri Riau 2026 masih menemukan berkas yang belum sesuai. Sertifikat prestasi dan kartu…

20 menit ago

Resahkan Warga, Terduga Pelaku “Begal Payudara” Berhasil Diringkus Polresta Pekanbaru

Tim Jatanras Polresta Pekanbaru menangkap pria berinisial IYS yang diduga melakukan kekerasan seksual dengan modus…

1 jam ago

Riau Kejar Target 1.862 Koperasi Merah Putih, Kendala Terbesar Ada di Lahan

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Riau mencapai 58 persen. Sebanyak 1.063 unit sedang dikerjakan dan…

1 jam ago

Pawai Taaruf MTQ Riau 2026 di Kuansing Diperkirakan Diikuti 10 Ribu Peserta

Pawai taaruf MTQ ke-44 Riau di Kuansing diperkirakan diikuti 10 ribu peserta. Selain jalan kaki,…

2 jam ago

Kasus DBD di Bengkalis Capai 349, Kembung Luar Minta Penanganan Cepat

Kasus DBD di Bengkalis mencapai 349 kasus hingga Mei 2026. Tiga warga Desa Kembung Luar…

4 jam ago