Kondisi ruas Jalan Pekantua, yang mengalami longsor, Sabtu (28/9/24). (istimewa)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruangan, Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau menurunkan alat berat dan material untuk penanganan jalan longsor di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Jalan longsor tersebut berada di ruas Jalan Kuala Cinaku (Batas Inhil)-Rumbai Jaya, tepatnya di Pekan Tua, Kecamatan Kempas.
Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau M Arief Setiawan melalui Kepala Bidang Bina Marga Teza Dasra mengatakan, longsor di jalan provinsi tersebut terjadi pada Jumat (27/9) sekitar pukul 10.15 WIB itu tidak ada menelan korban jiwa.
Namun longsor mengakibatkan arus lalu lintas terganggu. Pasalnya, lalu lintas harus menggunakan sistem buka tutup, namun khusus bagi kendaraan roda 4 dan roda 2. Sebab seluruh badan jalan mengalami longsor.
“Kami sudah lakukan monitoring langsung ke lokasi longsor didampingi oleh Kadis PU Inhil dan jajaran, serta Kepala Desa Pekan Tua,” kata Teza.
Lebih lanjut dikatakannya, lokasi longsor sudah putus total, dan tidak bisa dilintasi oleh kendaraan roda empat. Namun, untuk sementara dilakukan alih trase badan jalan pada sisi kanan dari arah Rengat ke Tembilahan.
“Sekarang alat dan material sudah kita turunkan ke lokasi untuk penanganan. Namun sebelum ditimbun, terlebih dilakukan pengeringan parit di sisi kanan. Sekarang tim sedang bekerja semoga bisa cepat selesai penanganan jalan longsor tersebut,” tuturnya.
Dijelaskan Teza, untuk penanganan jalan longsor tersebut pihaknya akan mengusahakan dibuat fungsional terlebih dahulu. Setelah itu baru direncanakan perbaikan permanennya sesuai dengan ketersediaan dana.
“Untuk penanganan jalannya kami buat fungsional dulu, setelah itu baru direncanakan perbaikan permanennya sesuai dengan ketersediaan dana,” sebutnya.
Dalam penanganan jalan longsor tersebut, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III. Pasalnya, untuk penanganan pada sungai yang memiliki kewenangan adalah pihak BWSS III.
“Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak BWSS III, melalui bidang Sumber Daya Air yang ada di Dinas PUPR PKPP Riau,” ujarnya.(sol)
Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…
DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…
Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…