Categories: Bengkalis

Kantor Unit Imigrasi Tanjung Samak Mati Suri

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Riau Budi Argap Situngkir mengungkap penyebab Unit Imigrasi Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang mati suri.

Menurutnya tantangan terbesar mereka terletak pada beratnya operasional yang diperlukan untuk mendirikan dan menjalankan unit di lokasi tersebut. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks upaya peningkatan pengawasan dan pengelolaan keimigrasian di wilayah Riau.

Budi Argap menekankan, meskipun ada keperluan untuk meningkatkan fasilitas keimigrasian di Tanjung Samak, kendala operasional membuat proyek ini sulit direalisasikan dalam waktu dekat.

Pihaknya akan terus mencari solusi untuk mengatasi tantangan ini, dengan harapan dapat memberikan layanan keimigrasian yang lebih baik dan efisien bagi masyarakat di Kecamatan Rangsang dan sekitarnya.

“Membangun kantor itu, operasionalnya yang berat. Misalnya kita sewa kontrakan rumah, mungkin Rp50 juta setahun. Tapi operasional, kalau ada 20 orang pegawai di sana, berapa ratus juta, miliaran juga jadinya,” ujarnya.

“Sementara pelintasannya sedikit,” tambah Budi Argap Situngkir di sela-sela agenda kerja sama pemantauan dan pengawasan di bidang kekayaan intelektual dengan instansi terkait di Selatpanjang.

Budi Argap menyebut, pembentukan Unit Kerja Kantor (UKK) atau kantor pembantu di wilayah tersebut sebenarnya dapat dilakukan. Hal ini akan memberikan akses yang lebih mudah dan efisien bagi masyarakat dalam mengurus keperluan keimigrasian mereka tanpa harus menghadapi kendala yang sama beratnya dengan mendirikan TPI.

Dengan adanya UKK atau kantor pembantu diharapkan pelayanan keimigrasian di Pulau Rangsang dapat ditingkatkan, membantu masyarakat setempat mendapatkan paspor dan layanan lainnya dengan lebih cepat dan mudah. Pemerintah daerah dan Kemenkumham akan terus berkoordinasi untuk merealisasikan solusi ini demi kemudahan dan kenyamanan masyarakat Pulau Rangsang.

“Selain itu, kita juga bisa mobile ke sana. Misal setiap hari apa gitu, atau seminggu sekali ke sana. Eazy pasport kan bisa kita buat di sana,” ujarnya.(gem)

Laporan WIRA SAPUTRA, Selatpanjang

Redaksi

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

2 hari ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

2 hari ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

2 hari ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

2 hari ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

2 hari ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

2 hari ago