Categories: Bengkalis

Berharap Pusat Dukung Pembangunan Daerah

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Wakil Bupati Bengkalis H Bagus Santoso mengikuti acara Musyarawah Perencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2022 yang berlangsung secara virtual, di Ruang Rapat Zahari Kantor Bappeda Bengkalis, Kamis (28/4). Acara ini dihadiri para menteri, kepala lembaga negara dan gubernur serta bupati/wali kota se-Indonesia.

Kegiatan yang digelar Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) dibuka Presiden RI Joko Widodo.

Rangkaian acara dimulai dari laporan Menteri PPN/Bappenas, Suharso Monoarfa. Dalam laporannya mengatakan, hasil Musrenbangnas ini nantinya, akan digunakan untuk melengkapi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2023, yang kembali akan dilaporkan kepada Presiden RI.

"Musrenbangnas 2022 merupakan Forum Koordinasi Antar Kementerian/Lembaga (K/L) dan antara pusat dan daerah untuk mewujudkan rencana kerja pemerintah 2023 yang responsif adaptif, dan mampu merespon tantangan yang sedang kita hadapi bersama sesuai dengan arahan Bapak Presiden pada Sidang Kabinet Paripurna yang lalu," ujar Suharso.

Penyusunan RKP 2023, menurut Suharso menggunakan prinsip money follows program melalui pendekatan tematik, holistik dan integratif, dan spasial dengan empat fokus perkuatan. Pertama, perkuatan perencanaan dan penganggaran. Kedua, perkuatan pengendalian perencanaan. Ketiga, perkuatan perencanaan berbasis kewilayahan. Keempat, perkuatan integrasi sumber pendanaan, baik dari APBN, ABPD, maupun badan usaha, meliputi BUMN, BUMD, serta pihak swata.

Selanjutnya, Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan, anggaran pertumbuhan ekonomi juga harus kita jaga dan sebagaimana tema RKP 2023 kita harus bekerja keras untuk meningkatkan produktivitas, menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dalam menghadapi gejolak ekonomi global.

"Saya menekankan beberapa hal yang kita bisa jadikan pegangan bersama-sama pertama ini sudah dua kali saya sampaikan bekerja fokus untuk peningkatan tingkat komponen dalam negeri TKDN artinyanya barang modal belanja barang modal dan jasa harus diarahkan kepada pembelian produk-produk dalam negeri," ujarnya..

Berkaitan dengan arahan yang disampaian Presiden RI, Wakil Bupati Bengkalis H Bagus Santoso yang hadir dalam acara tersebut berharap, dengan diselenggarakannya Musrenbangnas 2022 ini, pemerintah pusat harus lebih meningkatkan dukungannya pada pembangunan di daerahnya.

Usulan-usulan prioritas utama Kabupaten Bengkalis, yakni penanganan pantai dan abrasi yang telah disampaikan dapat terealisasi, hal ini dilakukan semata-mata demi kesejahteraan masyarakat.

"Untuk itu, kepada pusat yang nantinya juga didukung dengan provinsi, agar apa yang telah kami usulkan untuk pembangunan Kabupaten Bengkalis dapat dipenuhi, sehingga tidak ada lagi hambatan-hambatan baik dari segi anggaran maupun tekniknya," harap Bagus.(ifr)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Buron 3 Tahun, DPO Kasus 15 Kg Sabu di Bengkalis Akhirnya Ditangkap Polisi

Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…

43 menit ago

Idris Resmi Dilantik Jadi Anggota PAW DPRD Kampar, Gantikan Irwan Saputra

DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…

1 jam ago

Buron Dua Bulan, Pelaku Pembacokan di Kempas Ditangkap Saat Bersembunyi di Bali

Pelaku pengeroyokan dan pembacokan di Desa Sungai Gantang, Inhil, ditangkap di Bali setelah buron hampir…

2 jam ago

Jalan Sudirman Teluk Kuantan Ditutup, Persiapan MTQ Riau ke-44 Dipercepat

Jalan Jenderal Sudirman Teluk Kuantan mulai ditutup sementara oleh Dishub Kuansing jelang pelaksanaan MTQ Riau…

6 jam ago

Prediksi Prancis vs Irak: Mbappe Cs Berpeluang Segel Tiket ke Babak 32 Besar

Prancis diunggulkan meraih kemenangan atas Irak pada laga Grup I Piala Dunia 2026 dan berpeluang…

11 jam ago

Kejari Rohil Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi TPP PPPK Disdikbud

Kejari Rohil menetapkan dua tersangka kasus dugaan korupsi TPP PPPK Disdikbud 2025 dan menyita Rp763…

11 jam ago