Petugas membersihkan anak Sungai Siak Kecil dengan menggunakan ekskavator amphibi di Desa Muara Dua dan Sadar Jaya, Kecamatan Siak Kecil, Bengkalis, Kamis (25/1/2024). (diskominfotik bengkalis untuk riaupos.co)
SIAK KECIL (RIAUPOS.CO) – Guna menangani genangan banjir yang tak kunjung surut, Dinas PUPR Bengkalis menurunkan alat berat ekskavator amphibi untuk membersihkan saluran anak Sungai Siak Kecil yang tersumbat akibat ditutupi tumbuhan gulma di Desa Muara Dua dan Sadar Jaya, Kecamatan Siak Kecil, Bengkalis, Kamis (25/1).
Untuk memantau kegiatan pembersihan anak sungai, Wakil Bupati (Wabup) Bengkalis Dr H Bagus Santoso langsung meninjau pekerjaan yang dilakukan petugas PUPR Bengkalis.
Wabup juga menegaskan, musibah banjir yang melanda di Desa Muara Dua dan Desa Sadar Jaya Kecamatan Siak Kecil merupakan masalah bersama yang menyebabkan arus sungai terhambat.
“Sehingga kondisi itu mengakibatkan luas Sungai Siak Kecil dengan lebar 100 meter ini, dipenuh tumbuhan bakung, kampai dan tumbuhan rasau lainnya. Makanya ini perlu dilakukan pembersiahan agar airnya menjadi lancar mengalir ke Sungai Siak,” ujarnya.
Wabup saat turun langsung ke lapangan, melihat alat berat ekskavator amphibi PC80 tengah melakukan normalisasi Sungai Siak Kecil.
Ia menjelaskan, Pemkab Bengkalis terus berupaya dan mengatasi permasalahan yang terjadi saat ini, dari daratan. Pemkab sudah memberi bantuan sosial berupa sembako dan dari lautan/sungai Pemkab menyediakan ekskavator amphibi.
“Memang untuk menuntaskan permasalahan yang kita hadapi di sungai ini perlu dukungan dari semua pihak, baik dari Kementerian PUPR, provinsi, swasta dan juga masyarakat,” katanya.
Wabup menjelaskan, memang sejak tahun1980 Sungai Siak Kecil ini belum pernah tersentuh untuk dibersih, maka saat ini secara bertahap dilakukan pembersihan, agar kampung yang dihuni masyarakat tidak terendam lagi.
“Kebijakan normalisasi sungai ini adalah kebijakan Kementerian PUPR, namun kendalanya saat ini yang kita hadapi adalah kurangnya perhatian,” ujarnya.
Karena Pemkab Bengkalis melalui Dinas PUPR sudah melayangkan surat bahkan sudah hadir langsung di Kementerian PUPR untuk menyampaikan permasalahan penting yang sedang dihadapi.(ksm)
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.