Categories: Bengkalis

Atasi Abrasi, Tanam 8 Hektare Mangrove di Pantai Bantan Timur

BANTAN (RIAUPOS.CO) – Guna mengantisipasi abrasi, Kepala Desa Bantan Timur, Sani bersama warganya menanam mangrove jenis api-api di pantai Bantan Timur, yang kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.

"Memang kondisi abrasi di pantai kami cukup parah dan mengkhawatirkan. Makanya kami berinisiatif untuk menanam kembali mangrove yang sudah rusak, akibat diterjang gelombang laut," ujar Kepala Desa Bantan Timur, Sani kepada Riau Pos, Senin (23/8).

Ia menyebutkan, dari luas pantai yang terkena abrasi pihaknya melakukan penanaman di bagian pantai. Ini nantinya akan menjadi penopang bibir pantai dari terjangan ombak air pasang, sehingga lajunya arus gelombang dari selat Melaka ini tidak langsung menghantam bibir pantai.

Tentunya katanya lagi, kondisi ini belum bisa dikatakan berhasil. Karena luas areal yang akan ditanami mangrove jenis api-api ini cukup luas dan tentunya tingkat kegagalan hidupnya mangrove ini juga sangat besar.

"Ya, kami mengharapkan tanaman mangrove yang kami tanam ini hidup. Karena ini ditanam langsung di laut, maka risiko untuk hidup juga kecil dan kami tetap berusaha menanamnya," ujarnya.

Sani menyebutkan, luas lahan yang ditanami mangrove ini mencapai 50 hektare dan saat ini baru tertanam seluas 8 hektare. Namun pihaknya terus berusaha melakukan penghijauan di bibir pantau desanya, karena jika ini tidak dilakukan tentu ke depan abrasi di desanya akan semakin parah. 

Jika dibandingkan 20 tahun yang lalu kata Sani, abrasi pantai di desanya cukup parah dan dari jalan raya sudah mencapai sekitar 80 meter dan dulu mencapai 200 meter. Tentunya ini suatu kondisi yang mengkhawatirkan, jika tidak segera dilakukan reboisasi secara masak.

"Kami mengharapkan masyarakat itu bersama-sama melakukan penanaman mangrove, karena ini merupakan tanggung jawab bersama dan bukan saja dari pihak desa," ujarnya.(ksm)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

23 jam ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

23 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

24 jam ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

24 jam ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

1 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

1 hari ago