Categories: Bengkalis

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Kasus Speedboat Tenggelam di Rupat

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Kasus penyeludupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Malaysia yang menggunakan speedboad dan sempat karam di perairan Selat Morong, Kecamatan Rupat pada Jumat (13/1/2022) lalu, akhirnya Polres Bengkalis menetapkan empat tersangka.

Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko SIK didampingi Kasatreskim AKP Meki Wahyudi, yang menggelar pres rilis rilis di Mapolres Bengkalis, Senin (24/1/2022) menyebutkan, empat pelaku pembawa PMI yang tenggelam di perairan sudah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini polisi masih mencari tiga pelaku yang hilang, yakni tengkong dan 2 anak buah kapal (ABK).

‘’Ya, yang meninggal 3 orang sudah dikembalikan ke keluarga mereka dan kami masih memburu tekong dan juga ABK, yang kabarnya selamat tapi mereka bersembunyi,’’ ujar Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko.

Kapolres yang perdana menggelar konferensi pers bersama Kasatreskrim AKP Meki Wahyudi, Kanit Pidum Ipda Dodi Ripo, Kasi Humas AKP Edwi menjelaskan, dalam tindak pidana pemberantasan perdagangan orang sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 2 ayat (1) Undang-Undang No. 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Disebutkan Kapolres, adapun keempat tersangka tersebut antara berinisial ZI alias Cam (30), RR (33), KH (43) dan DV. Keempat pelaku ini merupakan warga Rupat, Kabupaten Bengkalis, yang berperan sebagai orang yang mencari PMI dan juga peran lain.

Kejadiannya kata Kapolres, pada Jumat 14 Januari 2022 lalu, tepatnya di Pelabuhan Dusun Pangkalan Buah, Desa Sungai Cingam, Sungai Selat Morong, speedboat dengan 2 unit mesin 60 PK dan 40 PK membawa 18 orang PMI yang terdiri dari 14 orang laki-laki 4 perempuan yang dibawa oleh AM (tekong), BR (ABK) dan DV (ABK) mengalami kecelakaan laut.

Sedangkan Kasatreskrim Polres Bengkalis AKP Meki Wahyudi juga menjelaskan, pelaku berangkat dari pelabuhan Pangkalan Buah dengan tujuan Negara Malaysia, namun kira-kira 30 menit perjalanan, tepatnya 100 meter setelah tiang Pal Selat Morong, Speedboat mengalami kerusakan dan mati, sementara angin kencang dan ombak tinggi, sehigga air laut masuk ke dalam speedboat dan akhirnya speedboat tenggelam.

"Sedangkan untuk tekongnya AM hingga saat ini belum ditemukan. Kemudian dari pengakuan penumpang bahwa, untuk ongkos perorang itu sebesar Rp4-5 juta per orangnya. Uang tersebut diberikan kepada Cam yang merupakan orang Pangkalan Buah Desa Cingam," terang Meki.

Dijelaskan Meki, bahwa ZI alias Cam merupakan agen yang menampung 6 orang TKI, sebelum speedboat mereka tenggelam dan diketahui keberadaannya sedang di rumah orang tuanya di Jalan Pangkalan Buah, Rupat.

Kemudian tim gabungan menyepakati melakukan penggerebekan pada pukul 22.30 WIB. Dalam penggerebekan dilakukan terhadap tersangka ZI alias Icam, tersangka berusaha melawan dan sempat kabu ke belakang rumah, dan akhirnya berhasil ditangkap dan diamankan.

Tak sampai di situ kata Kasatreskirm, kemudian pihak kepolisian kembali berhasil meringkus RR (32) dan KH (43). Kedua pelaku ini yaitu RR merupakan sebagai penampung dua orang TKI di rumahnya dan KH alias Jang Bulah merupakan orang suruhan atas nama Ismail alias Mail untuk mengatur keberangkatan PMI ke Malaysia.

"Saat dalam melakukan penyelidikan, kemudian mendapat informasi di mana tempat persembunyian kedua pelaku ini dan menangkapnya. Sedangkan untuk tersangka RR menyerahkan diri," ungkapnya.

Sedangkan untuk pelaku Ismail alias Mail, kata Kasat, saat ini pihaknya mendapati pelaku sudah ditangkap oleh Ditrenarkoba Polda Riau, dalam perkara narkotika jenis sabu sebanyak 80 kilogram. Pihaknya juga masih melakukan pengembangan di lapangan, yakni terhadap tekong serta ABK yang masih menghilang.

 

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)

Editor: E Sulaiman

 

 

 

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

1 hari ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

1 hari ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

2 hari ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

2 hari ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

2 hari ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

2 hari ago