Categories: Bengkalis

Usaha Tambak Udang hanya Bayar PBB dan PPJ Mesin non-PLN

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Ribuan kolam tambak udang di wilayah Kabupaten Bengkalis, ternyata menyisakan berbagai polemik. Pasalnya, dari data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bengkalis, usaha-usaha tambak udang Vanname itu, hanya memenuhi pajak bumi dan bangunan (PBB) serta Pajak Penerangan Jalan (PPJ) non-PLN.

“Ya, untuk pajak, semua usaha tambak udang itu wajib menyetorkan PBB dan PPJ non-PLN dari mesin pembangkit yang digunakan. Kalau persoalan perizinan itu kewenangannya di Dinas Perikanan,” ujar Kepala Bapenda Bengkalis Supardi baru-baru ini ditemui wartawan di ruang kerjanya.

Ia juga mengatakan, tak semua usaha tambak udang itu memenuhi pajaknya. Sebab, sampai saat ini pendataan usaha-usaha tambak udang tersebut juga belum dilaporkan secara keseluruhan. Termasuk di wilayah pulau Bengkalis, Rupat, Bukit Batu, dan Bathin Solapan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Bengkalis H Herliawan ketika ingin dikonfirmasi Wartawan, Kamis (19/8/2021) di ruang kerjanya, terkait dengan perizinan usaha-usaha tambak udang di wilayah Kabupaten Bengkalis, justru menolak ditemui wartawan.

Alasan penolakan wartawan, dirinya akan melaksanakan rapat dan belum bisa melayani wartawan. 

‘’Maaf, saya sudah konfirmasi ke Pak Kadisnya. Dia bilang akan rapat. Jadi tidak bisa menerima wartawan,’’ ucap petugas Sekuriti penjaga pintu masuk Kantor Dinas Perikakan Bengkalis, di Jalan Pertanian, Bengkalis.

Sedangkan pantauan wartawan di lapangan, sejumlah usaha tambak udang di wilayah Kabupaten Bengkalis, terlihat kurang pengawasan. Ada sejumlah lokasi usaha, langsung berhadapan dengan bibir pantai di selat Malaka dan selat Bengkalis. Bahkan, berada di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT), yang semula subur dengan mangrove, kini sudah rata dengan tanah, akibat pembuatan usaha-usaha tambak udang.

Belum lagi, hampir semua usaha tambak udang merusak ekosistem lingkungan dan berpengaruh kepada pencemaran lingkungan desa setempat. Belum lagi dihadapkan dengan keluar masuknya, truk cold diesel dengan muatan dan kapasistas melebihi tonase atau kekuatan badan jalan di jalan lingkungan desa.

‘’Kalau tidak ada regulasi dalam pengelolaan tambak udang di Pulau Bengkalis ini, maka akan membuat daerah ini hanyut di bantai pasang air laut,’’ ujar Salam, salah seorang warga Kembung Luar.

Ia mengaku, pernah terjadi banjir besar alias pasang keeling 15 tahun yang lalu. Di mana kampungnya terendam air pasang yang cukup dalam. Kalau hutan mangrove sebagai penyangga bibir pantai rusak, maka tidak bisa dibayangkan kondisi pulau bengkalis ini seperti apa.

‘’Kami sebagai masyarakat hanya meminta agar pemerintah memperhatikan pulau Bengkalis. Kalau semuanya dijadikan tambak udang, maka dampaknya luar bisa teradap kerusakan lingkungan nantinya, khususnya pada saat terjadi musibah tahunan, yakni pasang keeling,’’ ujarnya.

 

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kuansing Dapat Tambahan Dana Rp70 Miliar, Gaji PPPK dan TPP ASN Jadi Prioritas

Kuansing mendapat tambahan dana Rp70 miliar dari Kemenkeu. Dana diprioritaskan untuk gaji ASN, PPPK, dan…

9 jam ago

290 Bilik Santri Ludes Terbakar, Bupati Kampar Langsung Turun ke Ponpes Syekh Burhanuddin

Kebakaran menghanguskan 290 bilik santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar. Pemkab bergerak cepat mendirikan tenda dan…

9 jam ago

Harga Kelapa Anjlok, Ratusan Mahasiswa dan Petani Kepung Kantor Bupati Inhil

Ratusan mahasiswa dan petani kelapa menggelar aksi di Kantor Bupati Inhil. Mereka mendesak pemerintah memperjuangkan…

11 jam ago

7.341 PKH dan 10.428 Sembako Kemensos Proses Penyaluran, Terlibat Pinjol dan Judol Tak Lagi Mendapat Bantuan

Penerima bansos di Siak menurun pada triwulan III. Dinsos menyebut pindah, pinjol hingga judol sebagai…

11 jam ago

Pasien Koma Meninggal Usai Dirujuk ke Pekanbaru, Keluarga Ungkap Kronologinya

Video pasien koma viral di media sosial. Keluarga menyoroti lamanya proses rujukan, sementara RSUD Bagansiapiapi…

11 jam ago

14 Tim Basket Kampar dan Rohul Berebut Juara di Riau Pos-HSBL 2026

Sebanyak 14 tim basket pelajar Kampar dan Rohul siap bertarung di Riau Pos-HSBL 2026 Seri…

11 jam ago