Staf Ahli Bupati Bengkalis Johansyah Syafri bersama dinas terkait meninjau lokasi lahan untuk pembangunan sekolah rakyat di Desa Wonosari, Bengkalis, akhir pekan kemarin. diskominfo bengkalis untuk riau pos
RIAUPOS.CO – Guna mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan sumber daya manusia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis sudah menyediakan lahan 6,52 hektare (Ha) untuk pembangunan sekolah rakyat bersama Kementerian PU dan Kemensos.
Staf Ahli Bupati Bengkalis Johansyah Syafri mengatakan, saat ini proses tersebut sedang dalam tahap verifikasi faktual oleh Tim Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU), sebelum melangkah ke tahap lanjutan yakni proses pembuatan Detail Engineering Design (DED), atau dokumen teknis yang berisi perencanaan rinci untuk sebuah proyek konstruksi.
Johan menyampaikan, Pemkab Bengkalis siap menjalankan proses program pemerintah pusat ini. Sedangkan masalah ketersediaan lahan memang awalnya, menjadi salah satu syarat utama yang harus diperhatikan.
“Kami bersama tim sudah melaksanakan peninjauan ke tempat lokasi pembangunan, Alhamdulillah lahan tersebut tersedia dan tidak ada kendala sedikitpun,” ujarnya, Kamis (17/4).
Sebelumnya, katanya, pihaknya sudah menyampaikan proposal ke Tim Kementerian PU seluas 5,83 Ha, lengkap dengan bangunan yang ada. “Namun karena ada masukan dari perwakilan Kementrian PU, pihaknya mengukur ulang lahan kosong seluas 6,52 hektare. Hal ini dilakukan untuk menghindari permasalahan hukum,” tambahnya.
Dia mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan program inisiasi dari presiden, tentang model pendidikan inklusif yang mampu mengangkat anak-anak dari keluarga miskin keluar dari lingkaran kemiskinan.
“Alhamdulillah, kita memiliki lahan untuk diproses, tepatnya di kawasan dekat SDIT Desa Wonosari. Setelah kita survey ada dua alternatif yang akan kita ambil. Di mana lahan yang dibutuhkan pemerintah pusat ini adalah lahan kosong seluas 6,38 hektar,” jelasnya.
Pertama lahan kosong dimiliki seluas 5,86 hektar, kemudian jika digabungkan dengan gedung sekolah SDIT dan bangunan yang ada luas lahan kita sebanyak 10 hektare.
“Kita masih menunggu laporan akurat dari Kabid Aset hari ini setelah dilakukan pengukuran, kita menginginkan lahan ini clear and clean sehingga tidak ada hambatan ketika dilaksanakan pengerjaannya,” jelasnya.(gem)
Laporan ABU KASIM, Bengkalis
PSMTI Riau bersama PMI Pekanbaru menggelar donor darah dalam rangka Waisak 2570 BE. Ratusan peserta…
Jemaah haji Riau mulai dipulangkan dari Jeddah pada 4 Juni. Kemenhaj mengingatkan larangan membawa air…
Sekitar 12 gajah liar masuk ke perkebunan warga di Muara Fajar, Rumbai. Tim gabungan berhasil…
Program Cek Kesehatan Gratis di Riau masih minim peminat. Hingga akhir Mei 2026, baru 8,54…
Kemunculan buaya "Beni" di arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah membuat warga diminta waspada…
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…