BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Karena saat ini Kabupaten Bengkalis masih berstatus zona merah, sehingga tidak bisa dilakukan pembelajaran tatap muka.
Semenjak pendemi Covid-19, Dinas Pendidikan (Disdik Kabupaten Bengkalis) meniadakan sistem pembelajaran tatap muka bagi seluruh peserta didik, mulai tingkat SD hingga SMP. Hingga saat ini, Disdik belum bisa memastikan kapan belajar tatap muka dimulai.
Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bengkalis Edi Sakura, Kamis (19/11). "Untuk belajar tatap muka SD belum ada rencana dan saat ini masih dilakukan belajar secara dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring)," kata Edi.
Ditambahkan Edi, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menjumpai Penjabat Bupati Bengkalis untuk berkonsultasi terkait sistem pembelajaran tatap muka.
"Sesuai dengan keadaan sekarang Bengkalis masih berada di zona merah kasus Covid-19,” terangnya.
Menurut Kadisdik Kabupaten Bengkalis Edi Sakura karena secara umum Kabupaten Bengkalis masuk zona merah namun apakah di daerah yang nihil kasus Covid-19 sudah bisa melaksanakan belajar tatap muka, inilah yang akan disampaikan pada Pj Bupat.
"Meskipun belajar daring dan luring tak maksimal tetapi ini yang bisa dilaksanakan dimasa pendemi covid-19," pungkasnya.(hen)
Pembangunan Tol Bukittinggi-Sicincin mulai memasuki tahap awal. Pengadaan lahan dan dampak proyek menjadi fokus pembahasan.
Meksiko membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan dalam laga yang diwarnai…
Keterlambatan pasokan BBM ke Pulau Bengkalis menyebabkan antrean panjang di SPBU. Warga juga mengeluhkan mahalnya…
Seekor bayi Gajah Sumatera betina lahir sehat di Taman Nasional Tesso Nilo. Kelahiran ini menambah…
Belanja pegawai Kepulauan Meranti mencapai 34,37 persen dari APBD. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan serius…
Bupati Bengkalis Kasmarni menegaskan SPMB 2026/2027 harus bebas titipan, jual beli kursi, pungli, dan penyalahgunaan…