Categories: Bengkalis

Truk Nyaris Terjun ke Laut di Pelabuhan Roro

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Proyek perbaikan movable bridge (MB) Pelabuhan Roro 1 Desa Air Putih hampir saja makan korban. Satu unit dump truck bermuatan sirtu (pasir dan batu) hampir jatuh ke laut saat sedang melewati MB karena mobil slip. Beruntung mobil tertahan oleh wire rope (tali baja) kapal yang ada di sisi luar MB.

Peristiwa ini terjadi Jumat (19/3) pagi pada saat kapal roro dari Sungai Selari tiba Pelabuhan Roro 1 Air  Putih. Menurut sejumlah saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut, mobil berusaha naik ke pelabuhan dengan mengambil posisi sebelah kanan MB, karena sisi yang satunya lagi sedang  dalam perbaikan.

Namun, mungkin karena kondisi MB yang licin mobil gagal untuk naik. Malahan mobil makin bergerak keluar MB dan akhirnya ban belakang kanan sopir keluar jalur. Beruntung di sisi luar MB terdapat tali baja yang menahan mobil tersebut.

Aksi penyelamatan segera dilakukan dengan mengikat bagian sisi kiri mobil untuk membantu agar tidak terjungkal ke laut. Kemudian membuang muatan berupa sirtu sebelum akhirnya bisa keluar dari MB.

Kadis Perhubungan Bengkalis melalui Sekretaris Zul Asri saat dihubungi membenarkan adanya  mobil yang tegelincir  dan hampir terjun ke laut. "Tempat keluar mobil basah dan kemungkinan ban mobil botak, jadi licin dan sulit menanjak," ujar  Zul Asri.

Hal senada disampaikan Kabid Pelayaran Dishub Bengkalis, Ngawidi. Diakui memang pihaknya sedang melakukan perbaikan terhadap beberapa fasilitas penyeberangan. Termasuk salah satu sisi MB di Pelabuhan Roro 1, sehingga kendaraan yang keluar masuk hanya menggunakan sisi lain yang masih bagus.

Walau tidak leluasa sebagaimana dalam kondisi normal, Ngawidi mengatakan umumnya kendaraan bermotor terutama kendaraan roda empat bisa melalui dengan mudah. "Kejadian tadi itu pas MB-nya basah kena hujan, ditambah pula mungkin bannya botak dan muatan berat. Jadi licin dan sulit untuk naik," kata Ngawidi.

Saat ditanya mengapa tidak gunakan saja Pelabuhan Roro 2 mengingat Pelabuhan Roro 1 sedang perbaikan, Ngawidi beralasan kalau kedua-dua pelabuhan dipergunakan.

"Tidak bisa pula  kita tutup sementara (Pelabunan Roro 1, red), karena antrean bisa lebih panjang, masyarakat bisa marah. Apalagi sebenarnya pelabuan (roro 1, red) ini masih bisa digunakan, yang terpenting adalah pengendara harus hati-hati dan awal kapal ikut membantu mengarahkan kendaraan-kendaraan yang keluar masuk," kata Ngawidi seraya berharap agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali.(yls)

Laporan: ERWAN SANI (Bengkalis)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Tekan Balap Liar dan Knalpot Brong, Polisi Sita 12 Motor di Pekanbaru

Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…

4 jam ago

Inovasi Layanan Umrah, Menang Tour & Travel Launching MMC

PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…

4 jam ago

Baznas Riau Catat Zakat ASN Pemprov Riau Tembus Rp52 Miliar

Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…

4 jam ago

Penolakan Relokasi Menguat, Masyarakat Cerenti Tanda Tangani Petisi

Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…

5 jam ago

Kantin SDN 169 Pekanbaru Terbakar Dini Hari, Damkar Kerahkan 5 Unit

Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…

5 jam ago

Dermaga Peranggas Meranti Kian Memprihatinkan, DPRD Minta Perhatian Pemerintah

Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…

6 jam ago