BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Dinas Pendidikan (Disdik) belum bisa memastikan kapan akan dimulainya belajar tatap muka terutama untuk murid Sekolah Dasar (SD).
“Untuk belajar tatap muka SD belum ada rencana dan saat ini masih dilakukan belajar secara dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring),” kata Kepala Dinas Pendidikan melalui Kepala Bidang Pembinaan SD Randy Vernanda ST kemarin.
Dikatakannya, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menjumpai Penjabat Bupati Bengkalis Syahrial Abdi untuk berkonsultasi terkait sistem pembelajaran tatap muka.
Randy juga menyebutkan sesuai dengan keadaan sekarang, Bengkalis masih berada di zona merah kasus Covid-19, terutama di beberapa kecamatan seperti di Kecamatan Bengkalis, Mandau, Pinggir, dan Kecamatan Bathin Solapan.
“Karena secara umum Kabupaten Bengkalis masuk zona merah namun apakah di daerah yang nihil kasus Covid-19 sudah bisa melaksanakan belajar tatap muka, inilah yang akan kita sampaikan pada Pj Bupati,” katanya.
Randy menyebutkan bahwa sistem belajar daring dan luring dalam evaluasi memang tidak maksimal tetapi ini yang bisa dilakukan.(esi)
Pesan Redaksi:
Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.
#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…
Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…
Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…
Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…
Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…
Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…