puluhan-warga-bengkalis-ikuti-program-menjahit
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Sedikitnya 34 utusan dari 13 kecamatan usia produktif pemula di Kabupaten Bengkalis, mengikuti pelatihan menjahit tingkat dasar yang ditaja Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis.
Kegiatan yang berlangsung, Rabu (18/8/2021), diikuti puluhan peserta dan mereka akan mengikuti pelatihan mulai dari cara mengukur, badan maupun dalam membuat pola pada bahan hingga proses penjahitan selama sekitar 10 hari.
Setelah tahapan ini, peserta juga akan diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan menjahit tingkat lanjutan, kemahiran.
"Ya, peserta merupakan utusan dari kecamatan, rata-rata tiga orang dikirim oleh UPT. Melalui pelatihan menjahit tersebut para peserta ditargetkan setidaknya memiliki keahlian atau kemampuan dalam menjahit dan menjadi salah satu peluang untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi," ujar Kepala Disdagperin Bengkalis H Indra Gunawan di sela-sela meninjau kegiatan pelatihan, Kamis (19/8/2021).
Sedangkan instruktur penjahit yang didatangkan dari Pekanbaru, Rita Husni menyampaikan, pelatihan menjahit seyogyanya diberikan kepada usia-usia yang produktif sehingga akan lebih maksimal.
"Kegiatan dasar ini mulai mengukur badan, membuat polanya di kain dan kemudian menjahit. Bagi peserta yang dinilai paling berhasil mengikuti pelatihan ini akan diberikan penghargaan dari instruktur berupa mengikuti uji kompetensi tata busana yang diakui," ujarnya.
Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Rinaldi
Warga Duri tertipu Rp7 juta dengan modus janji kerja. Pelaku berhasil ditangkap polisi setelah korban…
Pelatih Timnas U-17 Kurniawan targetkan juara AFF 2026. Tekankan mental juara sebagai persiapan menuju Piala…
Mangrove di Inhil menyusut drastis, picu abrasi dan banjir. Warga mulai menanam kembali demi menyelamatkan…
Wako Pekanbaru tinjau lokasi kebakaran di Senapelan dan pastikan bantuan untuk korban. Satu rumah hangus,…
Kuansing gagal meraih Adipura 2025 akibat masalah sampah. Kondisi kebersihan Telukkuantan dinilai belum memenuhi standar…
Kebakaran terjadi di ruang panel Fakultas Saintek UIN Suska Pekanbaru. Diduga akibat korsleting listrik saat…