Categories: Bengkalis

Beaghak Belimau Kasai Jadi Tradisi Turun-temurun

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Setiap daerah di pelosok negeri Melayu, Bumi Lancang Kuning, Riau dalam menyambut bulan suci Ramadan 1445 Hijriah pasti ada yang berbeda dalam tradisinya. Seperti yang dilakukan oleh umat muslim di Desa Teluk Latak, Kecamatan Bengkalis, Senin (11/3) sore.

Terik matahari yang me­nyengat dikulit tak menyurutkan niat ratusan masyarakat Desa Teluk Latak, untuk berkumpul di lapangan Masjid Riyadhul A’bidin, mengikuti acara adat pawai Beaghak Belimau Kasai yang diadakan sejak puluhan tahun lamanya. Meski saat ini arus moderenosasi terus menggerus adat istiadat masyatakat.

Acara yang diikuti ratusan anak-anak sekolah tingkat MDTA dan para orang tua mereka mengenakan pakaian adat Melayu, yang diikuti sangat antusias oleh masyarakat.

Di tambah lagi, Kepala Desa Teluk Latak Mansur juga mengundang Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Bengkalis Andris Wasono, Camat Bengkalis Taufik Hidayat, Kapolsek Bengkalis, Kabid Kebudayaan Disparbudpora Bengkalis Khairani.

Setelah pawai Beaghak Belimau Kasai yang diiringi tabuhan kompang sampai menuju ke pelataran panggung Belimau Kasai, yang ditandai dengan penyiraman air belimau kasai ke anak-anak, agar dapat membersihkan jiwa dan raganya sbelumnya melaksanakan puasa.

“Ini sudah tradisi sejak 70 tahun lalu, secara turun temurun kami lakukan. Alhamdulillah menjelang puasa tahun ini kami dapat melanjutkan tradisi Beaghak Balimau Kasai yang sudah dilaksanakan oleh leluhur kami di masa silam,” ujar Kepala Desa Teluk Latak, Mansur.

Ia mengaku, tradisi ini harus selalu ada, meski perkembangan zaman modern terus menggerus tradisi lama, namun ini tak bisa ditinggalkan. Biar ini menjadi contoh dan penerus bagi generasi muda, makanya anak-anak dilibatkan dalam kegiatan ini.

“Semoga mandi Belimau Kasai ini menjadi simbol dalam membersihkan diri secara zahir dan batin. Tentu kegiatan seremoni ini akan dilakukan dimasing-masing rumah untuk melakukan mandi adat,” ujarnya.

Sedangkan Andris memberikan apreskasi kepada masyarakat Desa Teluk Latak yang sudah memegang kuat tradisi turun temurun ini. Apalagi kegiatan Beaghak Balimau Kasai merupakan tradisi turun temurun, sejak 70 tahun lalu. Yakni tradisi mandi dengan menggunakan air yang dicampur limau atau jeruk.

“Tradisi masyarakat mandi belimau kasai ini dilakukan sebagai simbol untuk membersihkan diri dalam menyambut bulan suci Ramadan, agar diri kita benar-benar bersih dari segala dosa, sehingga seluruh amalan kita pada bulan Ramadan akan diterima oleh Allah SWT,” ucap Andris.

Andris berharap, kegiatan ini bisa jadi iven wisata religi dan ikon Desa Teluk Latak dan tak menutup kemungkinan bisa masuk dalam kalender wisata daerah.

Apalagi katanya lagi, kemajuan zaman hari ini, secara langsung maupun tidak memberikan dampak negatif terhadap kehidupan masyarakat dalam adat istiadat, banyak terjadi distorsi sejarah. Makanya menjadi kewajiban seluruh elemen masyarakat untuk melestarikannya.

“Kami berharap melalui kegiatan adat balimau kasai ini menjadi unsur penting bagi masyarakat Desa Teluk latak yang guna mempererat tali silaturahmi antar setiap keluarga yang ada di desa ini,” ujar Andris.(***)

Laporan Abu Kasim, Bengkalis

Redaksi

Recent Posts

Direksi Pertamina Drilling Tinjau Operasi Rig di Rokan, Perkuat Budaya Safety

Direksi Pertamina Drilling meninjau Rig PDSI#54.2 di wilayah kerja PHR Rokan untuk memastikan operasional berjalan…

5 jam ago

Agung Toyota Riau Luncurkan New Veloz Hybrid EV di Mal SKA, SPK Berhadiah Motor Listrik

Agung Toyota Riau meluncurkan Toyota New Veloz Hybrid EV di Mal SKA Pekanbaru. Pengunjung bisa…

6 jam ago

Kebakaran Dini Hari di Marpoyan Damai, 12 Kios dan Dua Mobil Hangus

Kebakaran hebat melanda 12 kios semipermanen di Jalan Merak Pekanbaru. Dua mobil minibus ikut terbakar,…

6 jam ago

Majelis Hakim Sudah Ditunjuk, Sidang Abdul Wahid Dimulai 26 Maret

PN Pekanbaru menetapkan sidang perdana kasus korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid pada 26 Maret.…

6 jam ago

Cuaca Panas Terik, Rumput Median Jalan di Pekanbaru Menguning

Cuaca panas hingga 34°C membuat tanaman penghijauan di median Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru mulai mengering.…

7 jam ago

Bupati Siak Apresiasi Dukungan Pemprov Riau, Plt Gubri Soroti Perjuangan Afni

Plt Gubri Riau memuji perjuangan Bupati Siak Afni Zulkifli dalam memperjuangkan fiskal daerah. Pemprov Riau…

7 jam ago