rpg HADIRI PERAYAAN: Ratusan warga Tionghoa Duri, menghadiri HUT Ke-21 Kelenteng Shin Wi King Duri, Selasa (10/9/2024) malam.
DURI (RIAUPOS.CO) – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Kelenteng Shin Wi King Duri berlangsung meriah. Perayaan itu, hendaknya dapat membawa harapan baru bagi semua orang agar selalu diberi kesehatan, kebahagian, kedamaian, kesuksesan dan kesejahteraan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis kami mengucapkan selamat hari ulang tahun ke-21 Kelenteng Shin Wi King Duri dan berharap dengan perayaan ini akan membawa harapan baru bagi kita, khususnya masyarakat Tionghoa Duri,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Toharudin saat menghadiri HUT Ke-21 Kelenteng Shin Wi King Duri, Selasa (10/9) malam.
Ia juga menyampaikan, ucapan terima kasih kepada keluarga besar masyarakat Tionghoa, karena selalu menerima dan mendukung pemerintah Bengkalis dalam menakhodai pemerintahan dan pembangunan.
“Kami berharap dukungan ini akan terus terawat dan terjaga dalam upaya melanjutkan pembangunan Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju dan Sejahtera,” harap Toharudin.
Toharudin mengatakan, Kabupaten Bengkalis terdiri dari berbagai suku, agama, etnis, bahasa dan budaya. Oleh karena itu untuk menghadapi kemajemukan tersebut kita harus bersama-sama membangun kebersamaan, saling menghormati dan saling menghargai perbedaan masing-masing.
Toharudin juga berharap, peringatan ulang tahun ini bukan sekedar kegiatan seremonial saja akan tetapi hendaknya diiringi dengan komitmen bersama untuk melakukan evaluasi diri dan bertekad mengupayakan perbaikan.
“Peringatan ini bukan hanya sekedar untuk seremonial belaka, tetapi juga dijadikan untuk melakukan evaluasi diri,” harapnya.
Toharudin berharap, kepada masyarakat Tionghoa dapat terus bersatu, berintegritas dan melakukan akulturasi budaya dengan berbagai komponen masyarakat lainnya dengan saling menghargai, menghormati dan melengkapi serta harus ikut berkontribusi untuk kemajuan Bengkalis.
Toharudin mengatakan, di 2024 ini, Kabupaten Bengkalis akan melaksanakan pesta demokrasi yakni pemilihan bupati dan wakil bupati, untuk itu diharapkan agar seluruh masyarakat dapat berpartisipasi menyukseskan perhelatan tersebut dengan menggunakan hak pilihnya secara cerdas dan bijaksana.
Tidak dapat dipungkiri sebelum maupun pasca pilkada, akan banyak isu-isu dan berita hoaks, untuk itu kami berpesan kepada seluruh masyarakat Tionghoa Duri agar tidak terpancing dengan hal-hal tersebut, karena bisa membuat terpecah belahnya persatuan dan kesatuan, merusak reputasi serta merugikan pihak-pihak tertentu.
“Jangan terpancing isu-isu dan berita-berita hoaks sebelum dan pasca pilkada ini, persatuan dan kesatuan harus tetap dijaga agar masyarakat Tionghoa Duri tidak terpecah belah,” ujarnya.(ksm)
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…
Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…
Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…
Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…
Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…