Categories: Bengkalis

Bocah 4 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Dasar Sungai

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Balita bernama Aisyah Faiha yang hilang sejak pukul 15.00 WIB, Kamis (10/9/2020) akhirnya ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Bengkalis sekitar pukul 00.25 WIB, Jumat (11/9/2020). Pencarian korban oleh tim gabungan Basarnas, BPBD, Satpol Air dan warga masyarakat setempat diseputaran Sungai Bengkalis, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Bengkalis.

Korban Aisyah Faiha (4) ditemukan sekitar pukul 00.25 WIB di dasar sungai. Korban ditemukan tersangkut di bawah tunggul kayu alur Sungai Bengkalis.

"Tadi saat kita mencari ramai-ramai belum ditemukan korban. Setelah itu kami kembali turun berempat, kami menyusuri aliran sungai, pas ditemukan korban tersangkut kayu, dan saat itu saya rasa dengan kaki, filling saya dari awal memang udah dia (korban red,)," ujar Syahrudin Jumat dinihari.

Kemudian, lanjut Syahrudin, berempat kembali mengecek lagi rupanya memang korban Aisyah. Pada saat-saat ditemukan, kami tidak berani mengangkat.

"Kalau kami melihat, korban ini jatuh dari jembatan ini dengan posisi saat air laut surut. Posisi korban ditemukan menyangkut dibawah batang batang kayu tepi sungai," ucapnya.

Sementara itu, menurut keterangan Anggota Basarnas di lapangan, korban ditemukan dengan titik koordinat 1'28'15'662"N 102'7'18'332" E 17'N.

Dengan ditemukannya korban maka Ops SAR dinyatakan selesai dan ditutup, pontensi yang terlibat dikembalikan pada intansi masing-masing. Petugas yang turun, BPBD Bengkalis 15 personel. Dari Polsek Bengkalis 3 personel. Dari Polairud  satu personel dan masyarakat 10 orang.

Menurut keterangan Fitri keluarga korban menceritakan , pada Kamis siang, ponaannya yang bernama Aisyah Faiha (4) saat makan siang piringnya pecah. Kemudian, saat makan, ayahnya pulang kerja, dan korban langsung memeluk bapaknya.

"Ponaan saya itu pas makan siang tadi piringnya pecah, kemudian bapaknya pulang kerja, saat itu dia langsung meluk bapaknya, kemudian pergi beli jajan, dan saat itu dia bertiga orang, tapi kata kawan-kawan dia (korban red,) sendirian saja," cerita Fitri yang juga bibi korban sambil menangis tersedu-sedu. 

"Tapi sampai saat ini ponaan saya belum pulang-pulang juga, apakah jatuh ke sungai atau ada yang lain," ucapnya saat pencarian berlangsung Kamis malam.

Laporan: Erwan Sani (Bengkalis)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kementerian Agama Gandeng BPJS Lindungi Dai 3T di Riau

Kemenag, Baznas, dan BPJS Ketenagakerjaan beri perlindungan JKK dan JKM bagi dai 3T di Riau…

18 jam ago

Agung Nugroho Targetkan 5.000 Warga Ramaikan Petang Belimau

Pemko Pekanbaru targetkan 5.000 warga ikuti Petang Belimau, lepas 10.000 bibit patin di Sungai Siak…

18 jam ago

Pemuda Padel Hadirkan Lapangan Super Panoramik di Pekanbaru

Pemuda Padel resmi hadir di Pekanbaru dengan lima lapangan standar internasional dan program latihan bersama…

18 jam ago

Imlek 2026, JNE Hadirkan Barongsai dan Banjir Promo hingga 77 Persen

JNE rayakan Imlek 2577 dengan barongsai, bagi angpau, dan promo ongkir hingga 77 persen, termasuk…

18 jam ago

Honda Bikers Fun Motour Camp 2026, Touring Seru Plus Edukasi Safety

Honda Bikers Fun Motour Camp 2026 di Kampar diikuti 100 bikers Hobiku, padukan touring, camping,…

18 jam ago

Jantung hingga Kanker, Biaya Penyakit Kronis Tembus Rp50 Triliun

BPJS Kesehatan keluarkan Rp50,2 triliun untuk 59,9 juta kasus penyakit kronis sepanjang 2025, jantung tertinggi.

19 jam ago