Para pembeli mengeluhkan masih tingginya harga bahan keperluan pokok menjelang datangnya bulan suci Ramadan di pasar tradisional di Bengkalis, Ahad (10/3/2024).
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Dua hari menjelang bulan Ramadan 1445 Hijriyah, sejumlah harga bahan pokok di Pulau Bengkalis masih sangat tinggi. Seperti di Pasar Terubuk Bengkalis, Ahad (10/3).
Sedangkan harga bahan pangan yang berhasil ditanyakan kepada para pedagang Pasar Terubuk Bengkalis masih relatif tinggi dan bahkan sama dengan harga barang sepekan sebelumnya.
“Harganya ada yang sedikit turun dan bahkan naiknya lebih banyak. Seperti harga cabai merah keriting harganya masih bertahan mencapai Rp75 ribu per Kg,” ujar Ani, salah seorang pedagang cabai di Pasar Terubuk Bengkalis.
Sedangkan harga bahan pokok yang masih bertahan di pasar tradisional di antaranya, tomat Rp18 ribu per Kg, cabai rawit Rp65 ribu per Kg, cabai merah keriting Rp75 per Kg, ayam potong Rp35 ribu per Kg, bawang merah Rp38 ribu per Kg, bawang putih Rp37 ribu per Kg, kentang Rp14 ribu per Kg.
Sedangkan harga daging segar mengalami peningkatan dari hari biasanya yang dijual Rp150 per Kg menjadi Rp160 ribu per Kg, daging kambing Rp155 ribu per Kg. Sedangkan daging kerbau beku impor yang dijual di Kantor Bulog Cabang Bengkalis Rp95 ribu per Kg dan beras SPHP Rp57.50o per lima Kg, minyak goreng kita Rp16 ribu per liter, gula pasir putih Rp17.500 per Kg, sedangkan di luar Rp18 ribu per Kg.
“Hari ini (kemarin, red) cukup ramai pembeli dan ini juga berkah bagi kami pedagang. Karena pembeli di hari libur menjelang puasa Ramadan sangat ramai. Sedangkan dari sisi harga juga mengalami kenaikan, jika dibandingkan pekan lalu,” ujar Aini lagi.
Ia menyebutkan, menjelang ramadan ini memang ada peningkatan penjualan, karena permintaan tinggi maka barang pun menjadi naik. Tentu ini pun bukan pedagang yang memandai-maindai untuk menaikkan harga barang, tapi menyesuaikan dengan modal dari barang yang dibeli.
Kepala Disdagprin Bengkalis Zulpan ST mengatakan, memang menjelang Ramadan ada kenaikan, bahkan kenaikkan harga jauh sebelum Ramadan tiba.
“Kenaikkan harga bahan pokok di pasaran memang kondisi barang yang didatangkan dari luar Bengkalis mengalami kenaikkan harga. Namun kita sudah membuat beberapa langkah dalam menekan tingginya harga barang, salah satunya melalui program pemerintah yakni bantuan pangan naisonal,” ujarnya.(gem)
Laporan ABU KASIM, Bengkalis
Pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk April 2026 dipastikan hampir…
Polisi ungkap pembunuhan di Rumbai, menantu jadi otak perampokan. Empat pelaku ditangkap setelah kabur ke…
Disbunnakkan Inhu siapkan 28 petugas awasi hewan kurban jelang Iduladha. Langkah ini untuk cegah penyebaran…
Sebanyak 182 JCH Rohul Kloter 12 diberangkatkan ke Batam. Wabup Syafaruddin Poti melepas langsung dan…
SMAN 2 Singingi raih banyak juara di FLS3N 2026. Cabang tari kreasi mengantar wakil Kuansing…
Ratusan warga Rimbopanjang bongkar median jalan karena akses U-turn terlalu jauh. Aksi ini dipicu keluhan…