Categories: Bengkalis

38 Rumah Kawasan Kumuh Terima Bantuan Rp20 Juta

BENGKALIS  (RIAUPOS.CO) — Sedikitnya 38 unit rumah di kawasan kumuh yang ditetapkan sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Bengkalis mendapatkan bantuan senilai Rp20 juta per unit.

"Untuk Kecamatan Bathin Solapan meliputi dua desa. yaitu Desa Kesumbo Ampai dan Desa Petani. Ini sesuai SK Kawasan Kumuh yang berlaku dari 2021 hingga 2025," ujar Kepala Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Bengkalis Supardi melalui Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Kawasan Pemukiman Wan Zulkarnanda, Kamis (9/12/2021).

Wan Zulkarnanda mengutarakan, awalnya Dinas Perkimtan mengusulkan 21 titik lokasi. Namun, usulan itu belum disetujui atau dibatalkan. Khusus anggaran kawasan kumuh ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kami hanya membentuk tim fasilitator administrasi saja. Sedangkan penerimanya sudah tertera, pelaksanaan melalui swadaya masyarakat. Ini merupakan program peningkatan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH) di kawasan kumuh," ujarnya lagi.

Kriteria penerima bantuan ini juga melalui survey di lapangan. Tentunya, tim fasilitator yang ada diharapkan bisa mengawasinya, agar pelaksanaan sesuai dengan spesifikasi dan kriteria yang telah ditetapkan.

"Ada rencana kita memeratakannya di setiap desa, namun dikarenakan wabah Covid-19, anggaran tak mencukupi. Maka kita lihat perkembangannya. Untuk anggaran dari APBD Riau juga sama semua dikelola swadaya melalui Kelompok Masyarakat (Pokmas), yang sudah di SK kan," terangnya.

Begitu juga program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 55 unit di Kecamatan Rupat Utara, meliputi Desa Tanjung Medang, Teluk Rhu dan Tanjung Punak. Masing-masing rumah mendapatkan Rp20 juta, untuk rehap rumah, total pagu anggaran mencapai Rp1,1 miliar.

"Rata-rata yang di Program BSPS di Kecamatan Rupat Utara, mengusulkan ganti atap rumah. Ini melalui usulan desa. Karena desa yang mengetahui kondisi di lapangan seperti apa. Akan tetapi tetap melalui pengawasan tim fasilitator kita di lapangan," tutup Wan Zulkarnanda.

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

9 jam ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

9 jam ago

Sempat Disembunyikan, Toyota Land Cruiser Bupati Kuansing Akhirnya Tiba di Rupbasan KPK

Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…

9 jam ago

Kasus Dugaan Pimpinan Ponpes dan Santri di Kuansing Berakhir Damai, Polisi Tetap Lakukan Pendalaman

Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…

10 jam ago

Diduga Sopir Microsleep, Bus Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 2 Tewas

Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…

2 hari ago

KM Gading 2 Tenggelam di Perairan Tanjung Buton, 3 Tewas dan 1 Masih Hilang

Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…

2 hari ago