bupati-pasang-badan-promosikan-batik-tenun-teluk-latak-bengkalis
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Produksi batik tenun yang digagas BUMDes Langgam Sako Desa Teluk Latak, Kecamatan Bengkalis mendapatkan dukungan penuh dari Bupati Bengkalis, Kasmarni.
Bahkan, mantan staf ahli Pemerintah Kabupaten Bengkalis itu siap menginstruksikan jajaran agar menggunakan batik tenun khas Bengkalis dari Teluk Latak sebagai bentuk awal dukungannya.
"Ini salah satu potensi untuk Desa Teluk Latak. Jadi kami berharap komoditi yang dihasilkan ini, pertama pemerintah daerah dulu yang memakainya lepas itu baru keluar," ujar Kasmarni kepada wartawan di sela-sela meninjau kerajinan batik tenun, Kamis (8/7).
Di lokasi kerajinan, Bupati melihat langsung para pengrajin memproduksi batik tenun. Bahkan, Kasmarni ikut mencoba mengukir motif batik dari alat yang ada.
Menurut Bupati, potensi baru itu memiliki pasar tersendiri. Pemerintah katanya, siap membantu memasarkan batik tenun. BUMDes harus terus melakukan pengembangan agar produksinya selalu siap dengan permintaan pasar.
"Jadi kami berkordinasi tadi bagaimana produk ini bisa kita pasarkan. Dan saya akan memberikan contoh, saya nanti yang akan memakai batik tenun dari Teluk Latak ini untuk promosi," terang Kasmarni.
Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi sejumlah perangkat daerah, Kades Teluk Latak Mansur, Ketua BUMDes Norizal dan pihak politeknik Bengkalis.
Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Rinaldi
Sapi kurban bantuan Presiden Prabowo berbobot 830 kilogram akan disembelih di Masjid Al-Jami’ Desa Babussalam,…
Bupati Kuansing Suhardiman Amby resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPM Provinsi Riau dalam…
Koperasi Desa Merah Putih di Siak diresmikan sebagai upaya memperkuat ekonomi desa dan menjaga stabilitas…
SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru bersama DUDI menggelar penyelarasan kurikulum guna meningkatkan kompetensi lulusan sesuai kebutuhan…
KBI Riau membagikan 40 paket sembako kepada warga sekitar Candi Muara Takus dalam rangka menyambut…
Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, peternakan hewan kurban di Pekanbaru mulai ramai pembeli meski tantangan usaha…