Categories: Bengkalis

LAMR Bengkalis Tidak Berpolitik

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR)  Bengkalis mengeluarkan warkah petuah amanah tentang pemimpin daerah Kabupaten Bengkalis. Warkah petuah amanah yang dikeluarkan LAMR Bengkalis ini bertujuan agar pemimpin yang akan memimpin Bengkalis nantinya bisa melestarikan dan mengembangkan adat istiadat Melayu.

Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Bengkalis Datuk Seri H Sofyan Said mengatakan, warkah  yang dikeluarkan LAMR Bengkalis setelah melakukan musyawarah bersama seluruh pengurus di LAMR Bengkalis. "Warkah yang di keluarkan ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga marwah Melayu yang wajib dijaga dan dijunjung tinggi," jelas Sofyan Said, Jumat (7/2).

Dikatakan dia, mencermati suhu politik saat ini dan adanya isu-isu negatif yang ditujukan kepada LAMR  Bengkalis terkait warkah petuah amanah pemimpin daerah  Bengkalis, LAMR  Bengkalis netral dan tidak ikut dalam politik Pilkada baik mendukung ataupun politik praktis.

"Terkait harus  putra putri terbaik Melayu yang menjadi pemimpin daerah  sebagaimana di dalam warkah  jangan dimaknai dalam arti yang sempit. Arti Melayu itu sangat luas cakupannya orang dari suku manapun yang lahir dan mengabdi serta mempunyai hubungan historis baik lahiriyah maupun bathiniyah di  Bengkalis sudah menjadi bagian dari masyarakat Melayu," jelasnya.

Dengan begitu, LAMR Bengkalis tidak menghalang siapapun yang ingin menjadi pemimpin sesuai ketentuan yang sudah diatur dalam undang-undang.

Menurut dia, LAMR pada ajang Pilkada 2020 nantinya bersikap netral tidak ada mendukung calon manapun. "Namun kita berharap calon yang terpilih nantinya menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis biarlah orang Melayu. Tapi Melayu ini jangan digolongkan hanya suku Melayu itu saja. Bisa dari suku Batak, Jawa, Minang dan lainnya yang dimana dianya lahir di Bengkalis dan besar di Bengkalis," jelasnya. 

Dengan begitu, tentu dia sudah mengetahui adat isitiadat Melayu Bengkalis seperti apa. "Yang seperti itu kita harapkan untuk menjaga hak-hak marwah untuk negeri yang dimiliknya," harapnya.

Lembaga Adat Melayu Riau tidak ada membuat larangan bagi siapapun untuk ikut mencalonkan diri sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis nantinya.

Sofyan Said juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk dapat menciptakan dan menyukseskan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis  2020 secara aman damai dan sejuk. Agar seluruh elemen masyarakat dapat menggunakan haknya sesuai dengan amanat dan undang undang.

Tanpa adanya paksaan dan dikskriminasi dari pihak manapun, serta dapat memerangi berta hoaks dan black campaign atau kampanye hitam yang berpotensi menciptakan perpecahan di tengah-tengah masyarakat.(gem)

Laporan ERWAN SANI, Bengkalis
 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

16 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago